Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa tentang Israel

Israel kembali melakukan serangan terhadap wilayah Suriah. Serangan terbaru terjadi pada hari Minggu (28/6/2026) di Abdin, sebuah desa di provinsi Deraa barat, di mana warga berusaha menghalangi majunya unit tentara Israel.

Pasukan Israel kemudian menembakkan peluru artileri di dekat rumah-rumah warga sipil, dengan keluarga-keluarga mengungsi ke desa-desa tetangga pada malam hari.

Serangan Israel ini dikecam keras oleh Turki dan Arab Saudi.

Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa menanggapi serangan Israel:

“Entitas Israel, yang selalu menargetkan stabilitas kita dan menciptakan perselisihan di antara kita sejak penggulingan rezim yang telah runtuh, kini sekali lagi berupaya mengubah tanah suci kita menjadi arena kekacauan yang tak berkesudahan.

Entitas ini tidak berhenti menggunakan segala cara untuk menanamkan perselisihan dan konflik.

Ia berupaya untuk menghancurkan persatuan rakyat kita dan melemahkan kemampuan kita untuk maju dalam proses pembangunan kembali dan kebangkitan.

Perang yang tidak memiliki tujuan lain selain memecah belah tanah air kita dan upaya menuju kekacauan dan kehancuran.

Memiliki kekuatan besar tidak selalu berarti meraih kemenangan, sama seperti kemenangan di arena tertentu tidak menjamin keberhasilan di arena lain.

Anda mungkin dapat memulai perang, tetapi tidak mudah untuk mengendalikan hasilnya.

Rakyat Suriah, sepanjang sejarah panjang mereka, telah menolak semua pemisahan dan perpecahan.

Kita adalah anak-anak tanah ini, dan yang paling mampu mengatasi semua upaya entitas Israel yang bertujuan untuk memecah belah kita, tekad kami tidak akan goyah oleh hasutan yang direkayasa.

Suriah bukanlah medan uji coba bagi konspirasi asing, juga bukan tempat untuk melaksanakan ambisi orang lain dengan mengorbankan darah anak-anak dan perempuan kami.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. org ini buat kebakaran jembot fensboy siahiran sebab ngusir penjajah bolshevik rusia dan siahiran dari tanah airnya, next adalah usir hizbullah dari lebanon dan usir zionis dari golan