Trump memperpanjang gencatan senjata setelah Iran menolak hadir di Pakistan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran pada Selasa, 21 April 2026, setelah para pemimpin Pakistan (selaku mediator) meminta waktu tambahan bagi Iran untuk mengajukan proposal perdamaian yang terpadu.

Meskipun gencatan senjata diperpanjang, Trump menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan terus berlanjut hingga kesepakatan final tercapai.

Hal ini disampaikan Trump di akun media sosialnya:

PERNYATAAN PRESIDEN DONALD J. TRUMP:

Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran sangat terpecah belah, yang tidak mengejutkan, dan atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir, dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami telah diminta untuk menunda serangan kami terhadap Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat mengajukan proposal yang terpadu. Oleh karena itu, saya telah mengarahkan Militer kita untuk melanjutkan blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siap dan mampu, dan oleh karena itu akan memperpanjang gencatan senjata sampai proposal mereka diajukan, dan diskusi diselesaikan, dengan satu atau lain cara. Presiden DONALD J. TRUMP

Berikut adalah poin-poin utama terkait situasi terkini:

  • Alasan Perpanjangan: Trump menyatakan bahwa pemerintah Iran saat ini sedang “sangat terpecah belah” (seriously fractured), sehingga ia memenuhi permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Panglima Militer Asim Munir untuk menunda serangan demi menunggu proposal yang solid dari pihak Iran.
  • Kelanjutan Blokade: Militer AS diinstruksikan untuk tetap dalam posisi siap tempur dan melanjutkan blokade di Selat Hormuz. Trump menegaskan blokade ini tidak akan dicabut sampai diskusi selesai “satu atau lain cara”.
  • Kegagalan Negosiasi di Pakistan: Pembicaraan putaran kedua di Islamabad yang dijadwalkan minggu ini terhambat setelah Iran menolak hadir. Pihak Teheran menyebut tuntutan AS terlalu berlebihan dan menganggap blokade laut sebagai “tindakan perang” yang melanggar gencatan senjata.
  • Ketidakpastian Delegasi AS: Perjalanan Wakil Presiden JD Vance ke Pakistan saat ini ditunda (on hold) karena ketidakpastian partisipasi Iran, sementara pejabat tinggi AS lainnya seperti Jared Kushner dan Steve Witkoff terus melakukan pertemuan kebijakan di Gedung Putih.
  • Dampak Regional: Gencatan senjata terpisah antara Israel dan Lebanon dilaporkan tetap berjalan meskipun ada tuduhan pelanggaran oleh kedua belah pihak di lapangan. Harga minyak dunia sempat melonjak hingga mendekati $100 per barel akibat ketidakpastian di Selat Hormuz sebelum sedikit mereda.

Trump sebelumnya telah memberikan peringatan keras bahwa AS siap untuk kembali meluncurkan serangan udara, termasuk menargetkan infrastruktur sipil seperti pembangkit listrik dan jembatan, jika Iran tidak segera mencapai kesepakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *