
Beredar video dengan akun @andrianumar yang mengungkapkan bahwa kapal tanker milik Pertamina justru diisi penuh oleh kru asal India.
Dalam video tersebut, sang pemilik akun semula menghubungi langsung kru kapal MT Gamsunoro melalui sambungan radio. Namun demikian, yang mengejutkan ternyata tidak ada satu pun awak kapal asal Indonesia di dalamnya.
Momen tak terduga dialami kreator konten Andrian Umar saat berlayar. Ia bertemu kapal tanker milik Pertamina di tengah jalur internasional.
Kapal bernama MT Gamsunoro itu terlihat berada di wilayah Selat Hormuz. Saat itu, kapal tersebut sedang berlabuh setelah situasi perairan kembali mem4nas.
Rian, sapaan akrabnya, mencoba menyapa lewat radio. Ia berharap bisa berbincang santai dengan sesama pelaut asal Indonesia.
Namun, jawaban yang ia terima justru di luar dugaan. Seluruh komunikasi berlangsung dalam bahasa Inggris, tanpa ada tanda-tanda kru berasal dari Indonesia.
Rasa kaget langsung muncul saat mengetahui fakta sebenarnya. Semua awak kapal ternyata merupakan warga negara India, tanpa satu pun WNI di dalamnya.
“Karena aku berharap ada orang indonesia. Syok pasti! Sebagai putra bangsa pasti kecewa,” katanya.
Unggahan tersebut langsung ramai di media sosial. Banyak warganet ikut merasakan kekecewaan, meski sebagian lainnya mencoba melihat dari sisi profesionalisme industri pelayaran global.
Sumber: Inilah.com
TANGGAPAN PERTAMINA
Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping (PIS) Vega Pita menjelaskan dalam melayani pasar internasional, kapal-kapal PIS bekerja sama dengan pihak penyewa dan manajemen kapal. Kerja sama ini merupakan praktik lazim di dunia pelayaran internasional guna mendorong kapabilitas dan kapasitas perusahaan di kancah global.
Kapal Gamsunoro termasuk salah satu kapal milik PIS yang melayani pasar tersebut, terutama di Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Saat ini kapal tersebut disewa oleh pihak ketiga yang mempekerjakan ABK sesuai dengan regulasi internasional dan standar operasional yang ketat.
Sebagai salah satu Sub Holding Pertamina, PT Pertamina International Shipping (PIS) berfokus pada lini bisnis angkutan maritim untuk pasar internasional. Strategi ini dijalankan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan motor devisa negara dari ekspansi pasar global.
“Ini menjadi bagian dari strategi kami dalam memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam industri maritim dunia. Dalam operasionalnya, kapal Pertamina faktanya masih didominasi oleh pelaut Indonesia hingga 94%,” ujarnya dalam keterangan tertulis Senin (20/4/2026).
Sumber: CNBC Indonesia







ya pantes beli mobil 🚙 pick up suv dari negara pajeet pemakan tai 💩 dan peminum kencing sapi 🐄 orang sesama penyembah Israel nih antek asing 🤣