Tangis Ibrahimović Kala Bosnia Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Momen bersejarah Bosnia Herzegovina saat berhasil lolos ke fase gugur atau babak 32 besar Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya membuat mantan penyerang Swedia, Zlatan Ibrahimović, tak kuasa menahan haru. Zlatan memiliki ikatan darah dengan Bosnia dari sang ayah.

“Itulah makna sepak bola. Terutama bagi Bosnia, melihat begitu banyak penderitaan yang pernah dialami negara ini. Menyaksikan kebahagiaan seperti ini membuat saya sangat emosional dan merinding. Di sanalah asal-usul ayah saya, dan melihat 70.000 orang bernyanyi bersama sungguh luar biasa. Bagi saya, para suporter Bosnia sudah memenangkan Piala Dunia. Saya sangat bahagia dan bangga melihat mereka lolos dari fase grup,” kata Zlatan dengan mata berkaca-kaca, dikutip sports.ndtv.com, Jumat (26/6/2026).

Bosnia adalah negara yang sempat mengalami pembersihan etnis secara sistematis menyusul pecahnya Yugoslavia pada awal 1990-an. Salah satu kejadian yang menonjol adalah pembunuhan massal terhadap lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Bosnia pada bulan Juli 1995 oleh pasukan Serbia di “zona aman” PBB di Srebrenica. Terjadi juga berbagai kekejaman lain yang dilakukan di seluruh wilayah Bosnia dan Herzegovina selama Perang Bosnia tahun 1992–1995.

Meski sepanjang karier internasionalnya membela timnas Swedia, Ibrahimović yang berusia 44 tahun itu memiliki darah Bosnia dari garis keturunan ayahnya. Ibunya berasal dari Kroasia sehingga ia sebenarnya memenuhi syarat memperkuat tiga negara, yakni Swedia, Bosnia, maupun Kroasia.

Zlatan akhirnya memilih Swedia karena lahir dan besar di negara tersebut. Namun, keberhasilan Bosnia mengukir sejarah di panggung Piala Dunia tetap menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi mantan penyerang AC Milan, PSG, Barcelona, dan Manchester United itu.

Di babak 32 besar, Bosnia Herzegovina akan menghadapi Amerika Serikat yang akan berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026 pukul 07.00 WIB di Levi’s Stadium (San Francisco Bay Area Stadium), Santa Clara, California, Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

    1. pret, naturalisasi keturunan Indonesia dan Eropa skill nya padahal nyari pemain gitu sulit dan harus punya uang 💵 banyak selain prestasi juga kau bandingkan dengan pemain bola yang asli Eropa