Setelah berbulan-bulan ditutupi, AS akhirnya mengakui 42 pesawat militer hancur selama perang dengan Iran

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Kongres AS telah mengakui hilangnya puluhan pesawat Amerika senilai miliaran dolar setelah berbulan-bulan perang dengan Iran.

“Berbulan-bulan setelah dimulainya perang terhadap Iran, Kongres AS mengakui kehilangan puluhan pesawat tempur senilai miliaran. Pasukan Bersenjata kita yang perkasa dikonfirmasi sebagai yang pertama menembak jatuh F-35 yang dipuji-puji,” kata Abbas Araghchi di akun media sosial X, Rabu (20/5/2026).

Abbas Araghchi memperingatkan bahwa Teheran telah memperoleh pelajaran militer penting dari konflik tersebut, menambahkan bahwa kembalinya perang akan membawa “banyak kejutan.”

“Dengan pelajaran yang dipetik dan pengetahuan yang kita peroleh, kembalinya ke perang akan menampilkan lebih banyak lagi kejutan,” tandasnya.

Laporan resmi Congressional Research Service (CRS) mengonfirmasi bahwa militer Amerika Serikat kehilangan, mengalami kerusakan, atau kehancuran pada sedikitnya 42 pesawat militer selama 40 hari kampanye udara aktif dalam konflik dengan Iran.

Berdasarkan data Pentagon dan US Central Command, kerugian finansial akibat insiden ini diperkirakan mencapai minimal $2,6 miliar, dengan potensi membengkak hingga $7 miliar untuk biaya penggantian jangka panjang.

Rincian Unit Pesawat yang Hilang atau Rusak

Menurut ulasan Business Insider dan data kongres, armada AS mengalami kerugian di berbagai lini, yang didominasi oleh pesawat tanpa awak:

  • 24 Unit Drone MQ-9A Reaper: Menyerap volume kehilangan terbesar sepanjang enam minggu operasi.
  • 4 Unit F-15E Strike Eagle: Jet tempur taktis berkemampuan tinggi.
  • 7 Unit KC-135 Stratotanker: Pesawat tanker pengisi bahan bakar di udara, beberapa di antaranya rusak akibat serangan rudal di pangkalan wilayah Arab Saudi.
  • 1 Unit E-3 Sentry (AWACS): Pesawat komando udara bernilai tinggi yang hancur dalam serangan drone dan rudal di pangkalan udara.
  • Jet Tempur Tambahan: 1 unit F-35A Lightning II mengalami kerusakan akibat tembakan dari darat, serta 1 unit pesawat serang A-10 Thunderbolt II jatuh.
  • Pesawat Operasi Khusus & Logistik: Termasuk drone pengintai laut MQ-4C Triton (jatuh akibat kecelakaan), 2 pesawat transportasi MC-130J Commando II yang sengaja dihancurkan di darat saat misi penyelamatan gagal, serta 1 helikopter penyelamat HH-60W Jolly Green II.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar