Berdasarkan jajak pendapat terbaru dari The Economist/YouGov Poll yang dilakukan pada 25-27 Juli 2026, sebanyak 49% dari warga Amerika Serikat mendukung penahanan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, jika ia menginjakkan kaki di wilayah AS.
Hanya 27% responden yang menentang langkah penangkapan tersebut, sementara 23% sisanya menyatakan tidak tahu.
Berikut adalah poin-poin utama dari hasil survei tersebut:
Data Sentimen Publik AS
- Dukungan Penangkapan Umum: Sebanyak 49% warga Amerika menilai AS harus mengeksekusi surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Kejahatan Internasional (ICC) terhadap Netanyahu.
- Penolakan Penangkapan: Hanya 27% responden yang menentang langkah penangkapan tersebut, sementara 23% sisanya menyatakan tidak tahu.
- Pembagian Berdasarkan Partai:
- 68% pendukung Partai Demokrat menginginkan Netanyahu ditangkap.
- 55% pemilih Independen mendukung penangkapan.
- 24% pemilih Partai Republik (termasuk hampir seperempat pemilih Donald Trump pada pilpres 2024) juga setuju bahwa Netanyahu harus ditahan.
- Tuduhan Kejahatan Perang: Sebanyak 47% warga AS percaya bahwa Netanyahu bersalah atas kejahatan perang di Gaza. Selain itu, 43% responden menilai bahwa Israel melakukan tindakan genosida terhadap warga sipil Palestina.
Konteks Politik dan Ketegangan Hukum di AS
Jajak pendapat ini dilakukan di tengah ketegangan politik domestik yang memanas terkait kunjungan Netanyahu ke Amerika Serikat. Isu ini mencuat ke permukaan setelah Walikota New York City, Zohran Mamdani, sempat melontarkan wacana untuk memeriksa otoritas hukum lokal guna menahan Netanyahu ketika sang PM menghadiri Sidang Umum PBB di New York.
Di sisi lain, Presiden Donald Trump secara tegas menjamin keamanan Netanyahu. Melalui pernyataan di media sosialnya, Trump menegaskan bahwa Netanyahu tidak akan ditangkap dalam bentuk atau cara apa pun selama berada di Amerika Serikat, mengingat AS tidak meratifikasi traktat ICC dan tidak mengakui yurisdiksi pengadilan tersebut.
Netanyahu berkunjung ke Washington
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah tiba di Washington, D.C. pada Senin, 27 Juli 2026, untuk menggelar pertemuan tatap muka dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih.
Pertemuan bilateral dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, 28 Juli 2026 di Gedung Putih. Ini merupakan pertemuan kedelapan antara kedua pemimpin sejak Trump kembali menjabat.
Sumber:





