
Israel melakukan serangan udara di Doha Qatar menargetkan para pemimpin Hamas, Selasa (9/9/2025). Para pemimpin senior Hamas dilaporkan selamat. Ada beberapa yang syahid, salah satunya anak pemimpin senior Hamas.
🔴Menarik twit Thomas Keith @iwasnevrhere_:
Israeli sources report that the strike package en route to Doha transited Jordanian and Saudi airspace before entering Qatari skies, taking fuel from U.S. Central Command tankers mid-flight. The path itself is a signature, Arab air corridors opened for a Zionist assassination op, under full American logistical cover, deep inside the Gulf.
Sumber-sumber Israel melaporkan bahwa paket serangan dalam perjalanan ke Doha melewati wilayah udara Yordania dan Saudi sebelum memasuki langit Qatar, mengambil bahan bakar dari tanker Komando Pusat AS di tengah penerbangan. Jalur itu sendiri merupakan sebuah tanda, koridor udara Arab dibuka untuk Zionis melakukan operasi pembunuhan (terhadap pemimpin Hamas), di bawah perlindungan logistik penuh Amerika, jauh di dalam Teluk.
🔴Farah Saif @sw_engineer:
All arab states are sitting ducks. They trust their biggest enemy “US” who will facilitate Israel anytime they feel like and get paid for it. Arab goons think they are allies – NO YOU ARE ZIONIST SLAVES. US is a vulture who will devour your resources until you are dried.
Semua negara Arab adalah sasaran empuk. Mereka mempercayai musuh terbesar mereka, “AS”, yang akan memfasilitasi Israel kapan pun mereka mau dan dibayar untuk itu. Para preman Arab mengira mereka sekutu – TIDAK, KALIAN BUDAK ZIONIS. AS adalah burung nasar yang akan melahap sumber daya kalian sampai kering.
🔴Nora Girl @NoraGirl19:
The Arab countries are complicit. They don’t care about Palestinians, they don’t care about decency, they’re betraying their martyred brothers and sisters, all that for money.
Negara-negara Arab terlibat. Mereka tidak peduli dengan Palestina, mereka tidak peduli dengan moralitas, mereka mengkhianati saudara-saudari mereka yang gugur, semua itu demi uang.






