✍️Yanuar Rizky (Analis Ekonomi)
Mau mazhab ekonomi kanan, tengah dan kiri, semua tujuannya sama menuju negara yang mensejahterakan rakyatnya.
Itu kenapa, tidak akan ada Ekonom yang membantah soal “kebocoran” adalah penyakit ekonomi, yang akan menyebabkan negara gagal…
Semuanya sama anti Korupsi, Kolusi, Nepotisme..
Oligarki melarikan kekayaan, berkolusi dengan Asing (tempat suaka politik bisnis) tak akan terjadi kalau Aparat Penegak Hukum bersih dari konflik kepentingan, yang jadi akar Korupsi.
Kalau pertanyaan dibalik adakah yang bisa bantah, kenapa bisa para aparatur, para Jendral menjadi kasta (oligarki) kaya juga? Dan, bisa juga menepi di luar negeri saat dalam tekanan?
Itu juga retorika, sama dengan retorika kita bicara angka kebocoran itu sendiri.







Bidji Satoe…Coba kau selesaikan dulu kasus penyelundupan nikel ke Cina yg terjadi pada zaman Radja Kodok, kalo kau memang concern soal kebocoran kekayaan negara. Sampai sekarang tuh kasus kayaknya nguap, sebab yg maen orang² atas semua.