🇮🇱 Netanyahu: “Kami telah bertahan melampaui berbagai kekaisaran. Kami tidak takut pada Turki.”
🇹🇷 Erdogan: “Kekaisaran yang mana? Negaramu bahkan lebih muda daripada saudaraku.”
Terlepas dari gelak tawa yang muncul, berikut adalah jawaban saya untuk Netanyahu:
1. Anda mungkin memang bertahan melampaui berbagai kekaisaran, namun tak satu pun kekaisaran yang bertahan melampaui Anda. Amerika Serikat pun mulai menyadari pelajaran mengerikan ini saat saya menulis kalimat-kalimat ini.
2. Anda memang bertahan hidup dalam satu atau lain cara, namun sejarah Anda adalah rangkaian bencana dahsyat, pengusiran, pogrom, dan holocaust.
3. Dengan demikian, bertahan hidup baru menjadi konsep yang berharga dan bermakna jika hal itu disertai dengan kemampuan adaptasi yang lebih baik serta keselarasan yang terus berkembang dengan realitas di sekitarnya. Kalian justru melakukan hal sebaliknya, sebagaimana pernah dikemukakan oleh seorang profesor Israel beberapa waktu lalu: “Zionisme seharusnya menyelesaikan persoalan Yahudi; namun pada praktiknya, gerakan itu hanya memindahkan persoalan tersebut ke lokasi baru.” Jelas sekali, kalian akan segera mengembara lagi.
4. Berdasarkan hal-hal di atas, satu-satunya anggota kaum Anda yang benar-benar bertahan hidup adalah mereka yang menjauh dan belajar mencintai sesama di sekitarnya. Mereka melepaskan konsep “Bangsa Pilihan” dan bergabung dengan umat manusia sebagai saudara yang setara.
(fb Gilad Atzmon)







“anak² tuhan” a.k.a. “utusan tuhan” banyak diturunkan kpd bangsa ini..!! kernanya mreka dikenal sbg “bangsa pilihan..!!” walaupun klakuan mreka trhadap para utusan “ga slalu welcome..!!”
buka mata..!! liat klakuan mreka, bebal, sadis.. ga mnunjukkan klo mreka “bangsa pilihan”.. kerna mreka telah salah mengartikan maksud “bangsa pilihan..!!”
bangsat pilihan, holokost, diusir, ngungsi