Ada orang miskin, tapi banyak gaya, dia pernah berjanji akan memberi makan siang warga satu kampung tiap hari. Karena gengsi dengan janjinya sendiri, akhirnya hal itu tetap dia lakukan, meskipun akhirnya anak istrinya sendiri jadi susah makan, atap bocor di rumahnya tidak bisa diperbaiki, anaknya tidak bisa sekolah, bahkan harus menumpuk utang di mana-mana.
Yang kita permasalahkan, bukan keinginannya memberi makan siang warga sekampung tiap hari, yang kita permasalahkan karena dia banyak gaya, tidak tahu diri, tidak paham prioritas, tidak mengerti mana yang harus diutamakan.
(Ustadz Muhammad Abduh Negara)







Perbuatan yg tak berguna dan merugikan sama seperti af dan aris udah miskin pura2 bahagia pdhl menderita
Menyepong biji separo tapi ga dapat apa2
lagi ngomongin yemn kah
lagi ngomongin aki² dimensia berak, lu mau??
kalau dia mah apa aja mau, asalkan keluar dari junjungannya. entah berak, liur, kencing dia telen semua
wk.wk..wk..pinter lu ngomong ahlak
tapi liat kelakuan lu tong 😂😂
https://www.facebook.com/reel/970796772495304/
Ocehan Lord rangga di podcast mas Anang tahun 2000 kini mulai terasa dampak nya 😂
Lu pengikut Lord rangga…!!?
Pantesan GOBLOK…..
L.O.L