Jangan khawatir, kalian akan bertemu kembali di neraka ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ

PM Israel Benjamin Setanyahu berduka atas modyarnya Senator AS Lindsey Graham yang merupakan pembela Israel garis keras.

“Saya dan Sara (istri) turut berduka cita bersama rakyat Amerika atas kehilangan sahabat kami tercinta, Senator Lindsey Graham.

Dalam pertemuan kami baru-baru ini, saya berkata, “Lindsey adalah sahabat Israel yang hebat dan sahabat saya yang sangat saya sayangi. Kita tidak memiliki sahabat yang lebih baik daripada Lindsey.”

Lindsey memahami bahwa keamanan Israel dan Amerika tidak dapat dipisahkan. Ia mengabdikan hidupnya untuk membela Amerika, memperkuat aliansi kita, dan membela dunia bebas.

Israel telah kehilangan salah satu sahabat terbaiknya. Amerika telah kehilangan seorang patriot hebat. Saya telah kehilangan seorang sahabat tercinta.

Hati kami bersama keluarga Lindsey dan rakyat Amerika pada masa sulit ini. Semoga nilai-nilai dan inisiatifnya terus membimbing kita menuju kemenangan dan perdamaian, dan semoga kenangannya selalu menjadi berkat. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡บ๐Ÿ‡ธ”

Postingan Setanyahu di media sosial X ini mendapat tanggapan dari Shaykh Azhar Nasser:

“Donโ€™t worry youโ€™ll be reunited in hell”

“Jangan khawatir, kalian akan bertemu kembali di neraka”

RATAKAN GAZA

Senator Amerika Serikat, Lindsey Graham, telah berulang kali melontarkan pernyataan yang mendukung penghancuran total atau “meratakan” Gaza dengan bom nuklir demi memenangkan perang melawan Hamas.

  • Justifikasi Penghancuran: Dalam wawancara media dan penampilannya di podcast, Graham secara eksplisit menyatakan kalimat “just flatten it” (ratakan saja).
  • Saran Bom Nuklir: Pada Mei 2024, Graham memicu kecaman internasional setelah menyarankan Israel untuk menjatuhkan bom atom di Gaza, mirip dengan keputusan Amerika Serikat menjatuhkan bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki untuk menyudahi perang dengan cepat.

๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar