Poin-poin penting pidato Kepala Hamas Luar Negeri, Khaled Meshaal, tentang wafatnya Ayah Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani:
● Hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan dalam sejarah Qatar, kawasan Teluk, dunia Arab dan Islam, serta bagi Palestina, Gaza, dan Yerusalem.
● Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati tulus saya kepada Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, keluarga almarhum, dan seluruh rakyat Qatar atas wafatnya tokoh besar, Ayah Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani.
● Saya mengenal Sheikh Hamad sejak tahun 1995. Sepanjang perkenalan saya dengannya, saya melihatnya sebagai pemimpin yang berani, bijaksana, dan berprinsip. Kepergiannya merupakan kehilangan besar yang sangat dirasakan oleh saya, pimpinan Hamas, seluruh gerakan, dan komunitas Muslim serta kawasan ini.
● Media Al Jazeera adalah salah satu warisan terbesarnya. Al Jazeera bukan hanya suara independen untuk Qatar, tetapi juga suara untuk rakyat dan seluruh umat manusia.
● Salah satu sikapnya yang paling berkesan adalah dukungannya untuk Palestina, khususnya Yerusalem dan Gaza. Saya tidak akan pernah melupakan inisiatif beraninya untuk menyerukan KTT Gaza pada Januari 2009 di puncak agresi Israel terhadap Gaza. Saya menghadiri KTT tersebut bersama beberapa pemimpin Palestina, dan sikap itu tidak akan pernah terlupakan.
● Ketika Sheikh Tamim masih menjadi Putra Mahkota, saya pernah mengatakan kepadanya bahwa Allah akan selalu melindungi Qatar. Saya yakin bahwa Qatar akan terus dilindungi karena negara ini tidak pernah mengabaikan tanggung jawabnya terhadap Palestina, dunia Arab, umat Muslim, dan berbagai masalah kemanusiaan.
● Sheikh Hamad adalah pemimpin Arab dan Islam pertama yang mengunjungi Gaza dan berdiri teguh bersama rakyatnya. Kunjungan itu seperti deklarasi resmi untuk mengakhiri pengepungan di Gaza pada saat-saat tersulitnya. Selain itu, ia juga berkontribusi pada rekonstruksi Gaza, termasuk pembangunan berbagai fasilitas kesehatan dan infrastruktur, serta memberikan dukungan kepada kepemimpinan Hamas.

● Saya juga tidak akan pernah melupakan sikap kemanusiaannya selama peristiwa kesyahidan Ismail Haniyeh, semoga Allah merahmatinya. Pada saat itu, Yang Mulia berada di luar Qatar, tetapi segera mempersingkat kunjungannya untuk melaksanakan salat jenazah bagi almarhum.
● Gaza, Yerusalem, dan seluruh Palestina berduka atas kepergiannya. Kami, rakyat Palestina, akan terus mengingat jasa-jasa tokoh besar ini dan mempertahankan kesetiaan serta penghargaan kami kepada Qatar, Emirnya, kepemimpinannya, dan rakyatnya.
● Saya menghabiskan banyak waktu bersama Yang Mulia. Seseorang baru benar-benar mengenal seseorang ketika memiliki kesempatan untuk berbicara secara dekat dengannya. Saya menemukan bahwa Emir selalu memikul perhatian terhadap umat Islam, Palestina, dan berbagai masalah kemanusiaan. Tidak ada masalah kemanusiaan yang tidak mendapat perhatiannya, baik dalam upaya untuk membangun perdamaian, menghentikan perang, atau menyalurkan bantuan dan layanan kepada mereka yang membutuhkan.
● Di bawah pemerintahan Sheikh Hamad dan dilanjutkan oleh Sheikh Tamim, Qatar selalu memainkan peran penting di berbagai arena internasional. Kepemimpinan Qatar berpegang teguh pada prinsip, nilai-nilai, dan keberanian, mencintai kebebasan, dan menolak kolonialisme dan tirani. Qatar memang telah menjadi tempat perlindungan bagi mereka yang tertindas, dan sifat ini telah tertanam dalam kepemimpinan dan rakyatnya.
● Saya telah tinggal di Qatar selama beberapa dekade dan menyaksikan langsung nilai-nilai kemanusiaan, tanggung jawab, dan kualitas mulia yang dimiliki oleh rakyat dan para pemimpinnya. Ayah Emir adalah pemimpin yang luar biasa di masa baik maupun buruk. Qatar berhak bangga padanya dan Sheikh Tamim yang melanjutkan warisan tersebut. Saya berdoa semoga Allah terus melindungi Qatar, menganugerahinya kedamaian dan keamanan karena semua pengabdian mereka akan baik di dunia ini dan akhirat.
● Ayah Emir tidak pernah mengubah prinsip perjuangannya. Itu adalah salah satu karakteristik pribadinya. Beliau bijaksana, berani, terampil dalam strategi dan diplomasi, tetapi tetap teguh pada prinsip-prinsipnya.
● Meskipun Qatar adalah negara kecil dalam hal luas wilayah, ia adalah negara besar melalui kepemimpinannya, rakyatnya, serta pendirian dan kontribusinya. Pengalaman Qatar membuktikan bahwa negara Arab atau Islam masih mampu mempertahankan prinsip-prinsipnya bahkan ketika menghadapi tekanan besar.
● Saya telah menyaksikan sendiri berbagai tekanan yang dihadapi Qatar, tetapi kepemimpinannya tidak pernah goyah dari pendiriannya, baik di masa lalu maupun sekarang. Saya yakin bahwa pendekatan yang telah menjadi identitas Qatar ini akan terus bertahan dan menjadi alasan kejayaan dan kemakmurannya, insya Allah.







innalillahi wainnailaihi roji’uun.Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’ fu’ anhu.aamiin🤲
walau Qatar ad minusnya.. mngijinkan base militer US brdiri d wilayahnya..
☝🏻👇
tp Emir_nya lebih brani brsikap ttg hal² yg brsinggungan dgn dunia Islam..
☝🏻👇
dukungan terhadap Hamas.. Ikhwanul Muslimin.. hubungan diplomatik dengan Iran.. kadang membuat “perselisihan” trjadi dgn Saudi cs..
☝🏻✌🏻
sesungguhnya kami milik_Nya & sesungguhnya kepada_Nya kami akan kembali..