Sebuah simbol perubahan Suriah di bawah kepemimpinan Al Shara 🇸🇾

🇸🇾 DUA FOTO TERBARU DARI GEDUNG PARLEMEN SURIAH (12/7/2026)

📸 Foto 1: Mirvat Tito, janda dari Mujahid legendaris, Abu Omar Saraqib, mengenakan niqab untuk mewakili rakyatnya di parlemen. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Suriah seorang wanita yang mengenakan niqab diizinkan masuk parlemen. Ini adalah pelajaran bagi seluruh dunia Arab.

📸 Foto 2: Fasla Yousef, seorang perwakilan Kurdi, hadir mengenakan pakaian tradisional Kurdi. Identitas budaya Kurdi sangat ditekan dan mengenakan pakaian tradisional akan membuat Anda ditangkap di bawah pemerintahan Ba’ath Rezim Assad.

Sebuah simbol perubahan Suriah di bawah kepemimpinan Al Shara. 🇸🇾

Sidang perdana Parlemen (Majelis Rakyat) baru Suriah resmi mulai digelar pada Ahad, 12 Juli 2026 di Damaskus.

Pertemuan perdana ini menandai babak politik baru bagi negara tersebut pasca-runtuhnya pemerintahan Bashar al-Assad pada akhir tahun 2024. Parlemen sementara ini dibentuk melalui proses pemilihan umum bertahap yang telah dimulai sejak Oktober 2025 di bawah kewenangan pemerintahan transisi pimpinan Presiden Ahmed al-Sharaa.

Informasi Kunci Sidang Perdana Parlemen Suriah

  • Pelaksanaan Sidang: Digelar pertama kali pada 12 Juli 2026 setelah sempat mengalami penundaan jadwal awal.
  • Pemilihan Ketua Parlemen: Anggota Majelis Rakyat yang baru resmi memilih Abdul Hamid Al-Awak sebagai Ketua Parlemen dalam sidang tersebut.
  • Komposisi Kursi: Parlemen baru ini memiliki total 210 kursi. Sebanyak 140 kursi dialokasikan lewat sistem kolese elektoral daerah (meski beberapa wilayah ditunda karena alasan keamanan), sedangkan 70 kursi lainnya ditunjuk langsung oleh presiden untuk keterwakilan teknokrat dan kaum minoritas.
  • Tugas Utama: Majelis ini memiliki tanggung jawab besar untuk menyusun konstitusi baru dan membentuk ulang sistem legislatif transisi setelah puluhan tahun berada di bawah sistem otokrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 komentar

    1. lah, portal ini selalu memberitakan dukungan terhadap Al Sharaa,,,

      tapi org² GOBLOK macem terwo (entah siapa nama aslinya) dan Ali Bidjie selalu menebar fitnah (dgn menjudge semua org sbg fensboy syiah) di portal ini,,,

      tujuannya sdh jelas, perpecahan umat Islam pendukung Palestina…

      L.O.L

  1. tidak ada perubahan mendasar, yang berubah hanya rezim dukungan rusia dengan rusia dan rezim dukungan barat. keduanya sama2 rezim demokrasi sekuler

  2. Ya Rabb, Alhamdulillah, Suriah dikuasai Suni. Ya, Alhamdulillah, kami meyakini, Makar Mu lebih dasyat dari semua makar mahklukMu yg paling hebat. biang kerok penjagal > 600 ribu Ahlus Suriah, yg didalangi oleh Fatwa ali Khamenei, dg operator jendral Qasem Sulaimani, Ali Larijani dll semuanya adh modyar. juga semua pimpinan Hizbulatta adh lenyap. mereka dilaknat ratusan ribu ahlus sunah Suriah. kelak para pemuja Majusi Syiah Iran di Portal Islam akan kumpul dg mereka.. ya Rabb, ijabahlah doa pemujanya disini…. sekali lagi, mudah²an Al Shara, bikin sekarat Hizbulatta lebanon selatan, setelah itu bersatu dg Suni Irak, sikat proxy syiah. Mabruk

  3. terlepas dari pro & kontra.. ini mungkin dirasa lebih baik dibanding saat rezim otoriter Assad memimpin..

    ..Islam bersatulah..