
Dugaan surat perjalanan dinas Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo Lasmono ke New York, Amerika Serikat, menjadi sorotan publik setelah beredar di media sosial.
Dalam surat tersebut tercantum nama istri dan anak Dody sebagai bagian dari delegasi untuk menghadiri forum High-Level Meeting on the Midterm Review of the New Urban Agenda yang berlangsung pada 13 hingga 19 Juli 2026.
Kabar ini awalnya memicu polemik di media sosial setelah dokumen daftar delegasi resmi kunjungan kerja (kunker) bocor ke publik. Netizen berspekulasi lantaran jadwal kunker tersebut bertepatan dengan laga Final Piala Dunia 2026 di New Jersey, lokasi yang berdekatan dengan New York.
Berikut adalah fakta-fakta penting terkait kontroversi surat dinas tersebut:
Detail Dokumen dan Agenda Resmi
- Agenda Kunker: Menteri PU dijadwalkan menghadiri forum resmi PBB bertajuk High-Level Meeting on the Midterm Review of the New Urban Agenda yang dikoordinasikan oleh UN-Habitat.
- Waktu Kegiatan: Kunjungan kerja ini dijadwalkan berlangsung pada 13–19 Juli 2026.
- Keluarga yang Ikut: Surat Sekjen Kementerian PU Nomor: HL04/T/Sj/2026/81 mencantumkan nama istri menteri, Irma Hermawati (menggunakan paspor diplomatik), dan putrinya, Aurellia Tsabitha Meidirama (menggunakan paspor biasa).
- Kaitan Piala Dunia: Hari terakhir kunker (Minggu, 19 Juli 2026) tepat bersamaan dengan laga Final Piala Dunia 2026 yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey. Hal inilah yang memicu kritik “aji mumpung” dari warganet.
Klarifikasi Resmi Kementerian PU
Menanggapi isu liar yang beredar, Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Apri Artoto, menyampaikan beberapa poin pelurusan:
- Mandiri Tanpa APBN: Biaya keberangkatan dan akomodasi untuk anggota keluarga menteri sepenuhnya ditanggung menggunakan dana pribadi.
- Aturan Pendampingan: Berdasarkan regulasi, menteri diperbolehkan didampingi oleh pasangannya (istri/suami) dalam perjalanan dinas tertentu jika diperlukan.
- Pencantuman Nama: Nama anak dimasukkan ke dalam daftar lampiran semata-mata untuk keperluan administrasi pengurusan visa perjalanan, bukan sebagai delegasi yang difasilitasi negara.
- Sanksi Internal: Pihak Kementerian PU saat ini sedang mengusut kebocoran dokumen internal tersebut dan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum internal jika terbukti melanggar prosedur.







Klarifikasi dr kemenpu ciri khas konoha banget. Bukannya minta maaf, tp ngeles tiket anaknya bayar sendiri. Itu jg krn ketahuan, kalo tidak, lenggang kangkung mereka poya2 pake duit rakyat .. Emangnya ada yg percaya pake duit sendiri? Lah banyak pejabat BUMN sekelas manager sj kalo ada kegiatan inspeksi kerjaan di luar negeri, anak-istri dibawa. Nanti di sana kalo belanja2 barang mewah minta dibayari vendor atau kontraktor. Sy sih sdh hafal kelakuan pejabat begini. Kalo sekelas manager BUMN sj begitu, apalagi sekelas menteri ..
BIN ( badan intelijen netizen) beraksi 😀
dody hanggoblok ireng bemokaratan
MALING malah mengusut