Harga Minyak Dunia Turun Usai Perdamaian AS-Iran, Kenapa Harga PERTAMAX Tidak Turun Ted?

10 Juni 2026, harga Pertamax naik dari Rp12.300 ke Rp16.250 per liter. Seskab Teddy menjelaskan alasannya:

“Pertamax adalah BBM nonsubsidi. Artinya, harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia.”

Pekan berikutnya (saya hitung lima hari doang) minyak dunia anjlok seusai gencatan Iran-AS. Pertamina lalu menyatakan harga jual Pertamax saat ini belum sepenuhnya mengikuti harga pasar internasional.

Layar Liputan6 lantas menampilkan banner “Pertamina: harga Pertamax tak selalu mengikuti minyak dunia.”

Saat harga dunia naik, Pertamax harus mengikuti. Saat dunia turun, ternyata belum sepenuhnya mengikuti.

Saya kurang tahu mana yang jadi pegangan. Mungkin Teddy mengira semua rakyat Indonesia ini goblok. Tapi saya kurang tahu isi hatinya.

(Rumail Abbas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 komentar

    1. Aris WijayanTOLOL/af/ANONim (Akal Nol, Otak miNim) Gerombolan BabRun JANCUK PKI: “Gue gak urus kenaikan BBM. Boro boro gue naik angkot, gue juga gak punya motor…Akhirnya gue jalan kaki aja karena gue miskin, pengangguran. Tapi cinta gue pada mbah Wowo Gemoy omon omon tetap gak tergoyahkan. Biarpun dia zalim, dia berpasangan dengan FuFuFaFa yg sudah mengakali peraturan perundangan untuk bisa jadi cawapres. Bagi gue, mbah Wowo adalah segalanya.