Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Hazem Qassem, pada hari Ahad (15/2/2026) mengatakan bahwa pendudukan Zionis yang kriminal terus melakukan pembantaian terhadap rakyat kami di Jalur Gaza, mencatat bahwa musuh melakukan pembantaian baru hari ini dengan menargetkan warga sipil pengungsi di tenda-tenda mereka, yang merupakan pelanggaran berat terhadap perjanjian gencatan senjata.
Dalam sebuah pernyataan, Qassem menekankan bahwa eskalasi kriminal Zionis di Gaza terjadi menjelang pertemuan Dewan Perdamaian, “dalam upaya yang jelas untuk memaksakan fakta berdarah di lapangan, mengirim pesan bahwa upaya badan-badan terkait sia-sia, dan bahwa pendudukan melanjutkan agresinya meskipun semua pihak berbicara tentang perlunya mematuhi perjanjian gencatan senjata.”
Juru bicara Hamas menyerukan kepada Dewan Perdamaian, dalam pertemuan mendatangnya, “untuk memberikan tekanan pada pendudukan (penjajah Israel) agar menghentikan pelanggaran berulang-ulang dan memaksanya untuk melaksanakan apa yang telah disepakati tanpa penundaan atau penghindaran.”
15 Februari 2026
Situs web resmi – Gerakan Hamas







Wahai presiden RI lebih baik keluar grup board of peace…sdr jgn tutup mata … gencatan senjata selalu dilanggar isra hell tanpa sanksi buat dia
Membela & memberikan bantuan warga Gaza luar BoP pun shrusnya bisa.. Tanpa terjebak & menjadi kacungnya si trump & si setanyahu
Membela & memberikan bantuan warga Gaza luar BoP pun shrusnya bisa.. Tanpa terjebak & menjadi kacungnya si trump & si setanyahu
Membela & memberikan bantuan warga Gaza luar BoP pun shrusnya bisa.. Tanpa terjebak & menjadi kacungnya si trump & si setanyahu
Membela & memberikan bantuan warga Gaza luar BoP pun shrusnya bisa.. Tanpa terjebak & menjadi kacungnya si trump & si setanyahu