BREAKING: Zohran Mamdani menjadi Walikota NYC pertama dalam 61 tahun yang tidak menghadiri “Parade Hari Israel” di New York

Walikota New York City Zohran Mamdani secara resmi mengonfirmasi bahwa dirinya tidak akan menghadiri Parade Hari Israel (disebut juga Israel Day on Fifth) yang dijadwalkan berlangsung di Manhattan pada 31 Mei 2026.

Keputusan ini menjadikannya walikota NYC pertama yang memboikot atau melewatkan tradisi tahunan tersebut sejak parade pertama kali diadakan pada tahun 1964 (61 tahun lalu).

Berikut adalah poin-poin penting dan latar belakang terkait keputusan kontroversial ini:

Alasan Walikota dan Kebijakan Keamanan

  • Boikot Politik: Mamdani, seorang sosialis demokratis, merupakan pengritik vokal terhadap kebijakan luar negeri Israel dan secara terbuka mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS). Ia juga enggan mengakui Israel sebagai sebuah negara Yahudi.
  • Keamanan Tetap Terjamin: Melalui pernyataan resminya, Mamdani menegaskan bahwa ketidakhadirannya bukan berarti mempersulit jalannya acara. Pihak Balai Kota menjamin penuh bahwa NYPD akan memberikan pengamanan ketat serta memproses seluruh perizinan agar parade berjalan aman.
  • Pendekatan Kasus per Kasus: Sejak masa kampanye, Mamdani menyatakan akan mengevaluasi kehadiran di berbagai parade tradisional berdasarkan prinsip politiknya dan fokus pada urusan internal pemerintahan kota.

Reaksi dan Kontroversi Komunitas

  • Kecaman Pemimpin Yahudi: Berbagai organisasi pro-Israel, termasuk UJA-Federation of New York dan Jewish Community Relations Council, mengecam keputusan ini dan menganggapnya sebagai bentuk pengabaian terhadap identitas budaya serta menguatkan kekhawatiran atas lonjakan antisemitisme di New York.
  • Kritik dari Mantan Walikota: Tokoh politik seperti mantan Walikota Rudy Giuliani secara tajam mengkritik keputusan Mamdani dan menyebut langkah tersebut memecah tradisi persatuan kota. Di sisi lain, Gubernur New York Kathy Hochul memastikan bahwa dirinya tetap akan ikut berbaris dalam parade tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *