Coba dipikir,
Cita-cita pingin industrialisasi, bikin mobil dan ponsel sendiri
Tapi belanja APBN Top 3 nya: BGN, TNI, Polri
Programnya: MBG, Kopdes, Gentengisasi
Anggaran R&D to GDP cuma 0,28%.
Preman di mana-mana. Kepastian hukum ga pasti.
Gimana industrialisasi dan investasi bisa jalan???







Lu ngerti gak Aris Wijayantolol ODGJ alias si af alias si Anonim BabRun dg maksud tulisan di atas⁉️
Gak ngerti ya kan⁉️ Nah lu dibilang SUPER DUPER GUOBLOKKKK gak terima. Dibilang sebagai ANJING PENJILAT gak senang. Jadi mau lu itu apa sih Ris⁉️🤣
kuliah murah aja kayak jaman dulu aja deh, gak usah muluk muluk
+ Hobby Membully
Sumsub merilis laporan Global Fraud Index 2025 yang menempatkan Indonesia di posisi kedua sebagai negara paling rentan terhadap penipuan di dunia dengan skor 6,53 dari 10.
Data ini menunjukkan masyarakat masih cukup rentan terhadap berbagai modus penipuan digital, mulai dari investasi bodong, pencurian data pribadi, hingga penipuan online lainnya.
Tingginya angka tersebut jadi pengingat bahwa literasi digital dan kewaspadaan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Penting untuk lebih hati-hati, tidak mudah percaya, dan selalu memeriksa informasi sebelum bertindak.
Sumber: Global Fraud Index 2025 oleh Sumsub
Didalam Islam, komentar, pendapat dan omongan orang bodoh tidak dianggap.
Karena pasti tidak ilmiyah, pasti tidak berbobot, pasti tidak berdasarkan data, tidak punya latar belakang pendidikan yang cukup, tidak punya kompetensi dan pasti salah dan menyesatkan.
https://www.facebook.com/reel/956644453444037
Secara agama, penjilat dianggap sebagai perbuatan tercela yang dilarang karena berkaitan dengan kemunafikan dan sifat bermuka dua. Secara kesehatan (psikologis), kebiasaan ini merujuk pada sindrom people-pleaser kronis yang dapat memicu stres berat, kecemasan, dan hilangnya identitas diri akibat manipulasi terus-menerus.]
Berikut adalah uraian mendalam mengenai sifat penjilat dari kedua sudut pandang tersebut:
1. Dari Segi Agama (Islam)
Dalam ajaran agama Islam, menjilat sangat dikutuk karena merusak moral dan hubungan antarmanusia. Beberapa poin utamanya meliputi:
• Sifat Kemunafikan: Penjilat sering dikategorikan sebagai orang bermuka dua. Nabi Muhammad SAW menyebut orang yang datang ke suatu kaum dengan wajah berbeda-beda sebagai seburuk-buruknya manusia.
• Dusta dan Pujian Palsu: Perbuatan ini melibatkan ketidakjujuran dan sanjungan berlebihan (pujian yang tidak sesuai dengan fakta atau kenyataan) demi mencari keuntungan pribadi.
• Merusak Keadilan: Praktik menjilat atasan atau penguasa untuk mendapatkan kedudukan sering kali menimbulkan kezaliman, merugikan orang lain, dan merusak sistem.
2. Dari Segi Kesehatan Mental dan Psikologi
Dari sudut pandang psikologi, perilaku menjilat sering kali berakar dari kecemasan sosial dan kebutuhan validasi yang ekstrem. Kondisi ini membawa dampak negatif, seperti:
• Stres dan Beban Mental: Menjadi penjilat berarti harus terus-menerus ‘bermain peran’ dan menyembunyikan jati diri asli demi menyenangkan orang lain, yang memicu kelelahan mental (burnout).
• Krisis Identitas: Pelaku sering kali kehilangan arah tentang siapa diri mereka sebenarnya karena standar hidup dan nilai-nilai mereka didikte oleh keinginan untuk disukai atau mendapat keuntungan dari orang lain.
• Kecemasan Kronis: Ketakutan untuk tidak disukai, kehilangan muka, atau terbongkarnya kepalsuan diri bisa menyebabkan gangguan kecemasan (anxiety) hingga depresi.
Perilaku ini bertolak belakang dengan konsep kedamaian batin dalam agama maupun kestabilan emosional dalam ilmu kesehatan, karena keduanya sama-sama menganjurkan ketulusan dan integritas diri.
Omon² aja. Hidup Anies!
mereka sakit, dan mereka menyangka bisa mengobati sakitnya dengan mencela dan mencaci pemerintah tiap hari
syubhat dari Yaman bukan cuma bibib, ada juga syubhat Anies, yg bisa²nya diyakini bahwa begitu hebatnya orang ini. meskipun 5 tahun di jakarta kemampuanya standar² saja nggak punya gebrakan apa-apa.
bahkan Anies melegalkan hal yang haram dalam Islam, misalnya berjualan di trotoar, jalanan dan di fasilitas umum, melegalkan pemukiman dan bangunan liar.
swasembada beras, dicaci
ekspor pupuk, dicaci,
ekspor listrik, dicaci.
stop impor solar, dicaci
stop impor LPG, dicaci
bikin drone kamikaze, dicaci
bikin rantis maung, dicaci
hilirisasi nikel, dicaci
dapat hibah kapal induk, dicaci
bikin pabrik bus listrik, dicaci
ojol potongan 8%, dicaci
bangun kilang, dicaci
BBM tidak naik, dicaci
apa salahnya memiliki cita cita tinggi
apakah kondisi kejiwaan netizen sehat setelah Anies kalah pilpres?
https://www.facebook.com/reel/2331853490637733
ODGJ nya Aris Wijayantolol alias si af alias si Anonim BabRun ini memang sudah stadium SANGAT PARAH‼️
Nih Aris Wijayantolol ODGJ alias si af alias si Anonim BabRun:
1. Kamu SELALU membela, menjilat junjungan mu ini dengan tujuan untuk menafikan kegelisahan orang lain terhadap kenaikan dolar, program kegiatan bermasalah junjungan mu seperti MBG, KDMP, SR dll. Padahal kegelisahan itu hal yang wajar, seperti kegelisahan kamu kalau anak sakit, anak tidak bisa sekolah, dagangan tidak laku, ada preman yang mengganggu dagangan anda, dst. Ini sangat manusiawi. Islam tidak mengharamkan perasaan yang sifatnya manusiawi, tapi memberikan panduan bagaimana seharusnya tindakan yang dilakukan yang lahir dari perasaan tersebut.
2. Tidak semua, atau tidak berarti, orang yang khawatir dengan kenaikan dolar, dia tidak yakin bahwa rezeki itu dari Allah ta’ala, atau rusak akidahnya.
3. Lebih-lebih, kenaikan dolar saat ini, salah satu penyebabnya lahir dari KEBIJAKAN YANG SALAH dan komunikasi publik para pejabat yang bermasalah, berdasarkan penjelasan banyak ahli. Maka mengkritisi hal ini, merupakan bagian dari AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR , yang diperintahkan oleh syariat.
4. Islam tidak pernah mengajarkan kita untuk diam terhadap kezaliman, atau menyuruh orang lain untuk diam terhadap kezaliman, apalagi MENDUKUNG, jadi PENJILAT, JADI BUZZER para pelaku kezaliman tersebut.
5. Kalau kamu mengira aktivitas amar ma’ruf nahi munkar semacam ini, malah bertentangan dengan akidah, berarti pelajaran akidah yang KAMU terima selama ini, BERMASALAH‼️
Bro, drpd ngoceh nggak jelas di sini, nyinggung2 pendukung Anies gagal move on, dsb, mending elo beli tuh saham BUMN spt Garuda yg mulai mencret2 utangnya bejibun. Dg 2 juta itu sdh bisa beli saham 100 lot. Hayo bantu junjunganmu secara konkret, bukan cuma meng-counter para pengkritik rejim prabowo sbg khowarij, ini negara demokratis bukan negara agama, kritik itu dilindungi UU dan kita tdk bisa menyuruh orang utk mengkritik secara sopan krn pendidikan dan latar belakang mereka beda2 … gitu sj sih
Konsep Membela Orang Zalim
• Sama dengan berbuat zalim: Membantu atau mendukung orang yang berbuat aniaya, curang, atau menindas membuat Anda bersekutu dalam dosanya.
• Larangan Al-Qur’an: Allah SWT secara tegas melarang membela atau berdebat untuk melindungi orang yang berkhianat dan berbuat dosa (QS. An-Nisa ayat 107)
Dari sisi psikologis dan sosial, seseorang yang terus-menerus membela kezaliman meski tahu perbuatan tersebut salah, biasanya mengalami beberapa kondisi berikut:
• Krisis Moral dan Empati: Penurunan kemampuan hati nurani untuk membedakan yang hak dan batil, seringkali disebabkan oleh hilangnya rasa takut kepada Tuhan.
• Sindrom Stockholm (Ketergantungan): Rasa takut yang ekstrem membuat seseorang tunduk, mencari perlindungan, hingga membenarkan tindakan opresif (menindas) dari penguasanya.
• Dampak Transaksional (Korupsi Mental): Terjebak dalam kepentingan materi, takut kehilangan jabatan, atau hutang budi (dinamika kelompok) sehingga mengesampingkan kebenaran.
• Manipulasi Kognitif (Rationalization): Mencari pembenaran logika yang dipaksakan atau memanipulasi ajaran agama untuk menutupi keburukan pemimpinnya.
Itulah kalo nafsu gede tapi “burung perkutut” nya udah ga ada.