Bagaimana Emirat Islam Afghanistan bisa bertahan 5 tahun menghadapi sanksi AS?

Bagaimana Afghanistan bisa bertahan 5 tahun menghadapi sanksi berat AS, pembekuan aset dan berbagai keterbatasan lain?

Afghanistan adalah sebuah negara Muslim yang mampu struggle di bawah berbagai tekanan Barat, demi mempertahankan tradisi mereka.

Padahal keadaan pemerintah IEA sangat sulit saat baru mengambil alih negara dari rezim sebelumnya. Buruk seburuk-buruknya.

  1. Kondisi kas kosong karena uang dibawa kabur keluar negeri oleh pejabat korup.
  2. Gaji pegawai ditelantarkan rezim lama, nunggak berbulan-bulan karena kas untuk menggaji ikut digondol.
  3. Ekonomi rakyat bergantung pada barang haram yaitu opium.
  4. Sekitar 5% penduduk menjadi pecandu obat-obatan terlarang.
  5. Aset di luar negeri dirampok oleh Joe Biden.
  6. Tidak bisa transfer atau menerima transfer. Membuat kegiatan ekspor impor penuh resiko serta biaya tambahan.
  7. Kelaparan dimana-mana, tiap tahun ratusan orang tewas akibat musim dingin.

Namun satu per satu masalah Afghan tersebut bisa dipecahkan oleh pemerintah. Dan hebatnya lagi mereka melakukan itu dalam pembiayaannya tanpa menarik pajak dari rakyat.

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Sebelum menguasai seluruh Afghan pejuang bisa menghasilkan pendanaan tahunan 400 juta Dollar dari zakat dan penjualan mineral ke negara tetangga. Maka setelah menguasai seluruh Afghan IEA sanggup menggandakan pendapatan tersebut. Mereka mampu mengumpulkan anggaran 800 juta – 1 miliar Dollar.
  2. Pendapatan dari pajak hanya di sektor ekspor dan impor, yaitu 0,3% dari perdagangan di atas 20 ribu Dollar. Kecil sekali.
  3. Tapi dana yang terbatas bisa berdampak besar karena korupsi sudah dibabat habis dalam waktu satu minggu.
  4. Pejabat tinggi negara gajinya kecil, level menteri sekitar 300-400 Dollar. Itupun dibayar setengah sebagai komitmen lebih mengutamakan menggaji pegawai kecil.
  5. Aparat keamanan hanya digaji seadanya tapi dicukupi kebutuhan makan minimalnya.
  6. Rapat dan pengadilan resmi digelar dengan sangat sederhana. Rapat bisa lesehan dengan hidangan kacang. Pengadilan resmi bisa digelar di emperan masjid atau di tanah lapang. Yang penting stempelnya resmi dan berjalan adil transparan, soal fasilitas menyesuaikan.
  7. Jangan mengusik negara tetangga, karena dari tetangga ini adalah jalur suplai. Tetangga juga adalah calon pembeli mineral. Calon investor. Serta jalur kirim uang cash tanpa lewat sistem bank AS. Karena itulah China bisa masuk mulus ke Afghanistan.
  8. Membasmi Opium yang sudah mengakar selama puluhan tahun hanya lewat dekrit Ulama dan dilaksanakan dalam waktu 1 tahun. Tujuannya agar mendapat kepercayaan internasional.
  9. Kaderisasi yang kuat. Menjadi aparat negara adalah pengabdian kepada Allah dan untuk menegakkan agama. Makanya yang niatnya bengkok pasti tersingkir.
  10. Keamanan dijamin secara serius. Laporan apapun diterima, termasuk catcalling terhadap wanita, pelakunya bisa dirotan di tempat.
    Dengan berbagai kebijakan tersebut pemerintah IEA sukses bertahan tanpa gejolak berarti. Mata uang kuat. Proyek-proyek diresmikan. Perbaikan jalan dilakukan. Opium dibasmi, pecandu direhabilitasi. Pertumbuhan ekonomi selalu hijau. Korban akibat musim dingin diminimalisir. Utang minim.
    Walau masih kurang di sana sini, namun Afghanistan telah membuktikan bahwa dengan memegang prinsip dan kesederhanaan, mereka akan ditolong oleh Allah.

***

Jika ada rezeki berlebih dan punya niat berqurban tahun ini, Afghanistan adalah negara yang layak menerima hadiah qurban itu.
Mereka sangat berkomitmen terhadap Islam, ramah, dan rendah hati.
1 Kambing 30-35 kg di Afghanistan cuma Rp 3,5 juta saja.
Donasi Qurban:
BSI 7800-000-615
A.N. Yayasan Little Project

Konfirmasi:
wa.me/6285923400002
Nama – Nama Ortu – Jumlah – Tujuan qurban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *