✍🏻Hendi Jo
NEGARA ini makin tak jelas juntrungannya ya? Ya nikmati aja, kita kan mau hancur bareng-bareng, bukannya? 😁
Tahun 2010, demi keperluan satu buku yang tak pernah terbit (entah kenapa), saya mewawancarai sekitar 20 eks jenderal senior di Angkatan Darat. Nyaris semua bilang “tak memiliki respek” kepada orang yang SEKARANG menjadi Presiden itu.
Masalahnya cuma satu: dia selfish, memimpin tentara seperti mengelola perusahaan keluarga. Main trabas dan selalu tanpa koordinasi.
Kata seorang jenderal tua, saat berpangkat mayor, PS pernah melompati hirarki komando sampai lima level di atasnya hanya untuk sesuatu hal yang remeh temeh. Banyak yang memberi masukan dan kritik kepadanya, tapi ya begitulah: masuk lubang telinga kiri keluar lubang telinga kanan (bahkan mungkin lewat lubang hidung juga). Sikap kepala batunya selalu membuat orang lain berada dalam bahaya.
Lantas apa yang bisa diharapkan dari seseorang yang tidak pernah menghormati disiplin dan aturan main seperti itu? Ya ga ada. Karena merasa berkuasa, dia akan melakukan apapun semau dirinya saja. Anjing menggonggong Prabowo tetap berlalu.
Jika sejak demokrasi dibajak pasca reformasi, saya sudah kehilangan harapan terhadap negara ini, terlebih di zaman sekarang. Kalaupun cuap-cuap, ya itu sebatas kepentingan untuk diri saya saja supaya tetap waras. Ayo, mari kita hancurkan Republik ini lewat cara yang “manis”, dengan berlaku seolah pro rakyat, padahal pro diri sendiri dan pro Israel. Hidup Jokowi! 😝
(fb)







Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah mengatakan :
“Sesungguhnya di antara hikmah Allah Ta’ala dalam keputusan-Nya memilih para raja, pemimpin dan pelindung umat manusia adalah sama dengan amalan rakyatnya bahkan perbuatan rakyat se-akan² adalah cerminan dari pemimpin dan penguasa mereka. Jika rakyat lurus, maka akan lurus juga penguasa mereka. Jika rakyat adil, maka akan adil pula penguasa mereka. Namun, jika rakyat berbuat zholim, maka penguasa mereka akan ikut berbuat zholim. Jika tampak tindak penipuan di tengah² rakyat, maka demikian pula hal ini akan terjadi pada pemimpin mereka. Jika rakyat menolak hak² Allah dan enggan memenuhinya, maka para pemimpin juga enggan melaksanakan hak² rakyat dan enggan menerapkannya. Jika dalam muamalah rakyat mengambil sesuatu dari orang² lemah, maka pemimpin mereka akan mengambil hak yang bukan haknya dari rakyatnya serta akan membebani mereka dengan tugas yang berat. Setiap yang rakyat ambil dari orang² lemah maka akan diambil pula oleh pemimpin mereka dari mereka dengan paksaan.
Semoga jadi renungan berharga di pagi yang penuh berkah.
selain perang dengan senjata, ada perang yang lebih berbahaya, yaitu perang ekonomi dan perang propaganda.
karena sudah terbukti bisa menghancurkan, memiskinkan dan memperbudak suatu negara selama 30 tahun kedepan.
segala upaya swasembada dan kemandirian suatu bangsa, pasti akan mereka lawan, karena akan menghentikan impor, membuat produk mereka tidak laku dan otomatis juga membuat dolar tidak berguna dan jatuh.
serangan propaganda dimulai dengan menaikkan isu² demokrasi dan isu² jelek lainnya, untuk menjatuhkan pemerintahan, misalnya film pesta babi dari LSM² peliharaan mereka dan juga narasi² dangkal dari anak² BEM yang sudah mereka peralat dan mereka brainwash dengan slogan² demokrasi dan cinta lingkungan.
serangan ekonomi juga sudah dilancarkan. MSCI, the economist, dkk langsung beraksi mengkritik dan menurunkan rating bursa saham kita secara serentak, yang kemudian diikuti aksi lepas saham kroni² mereka, yang kemudian membuat investor lainnya ikut lari keluar ketakutan, sehingga rupiah pun berhasil dijatuhkan.
di waktu yang sama, the Fed menaikkan suku bunga, sehingga uang² pun pergi dari Indonesia secara masif untuk masuk ke bank² Amerika yang bunganya tinggi.
disaat situasi seperti ini, pemerintah sudah berusaha menahan harga tetap stabil, berusaha menjaga pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia, dan juga mengintervensi kenaikan dolar dengan bakar uang yang bisa mencapai 2T/hari.
anehnya, saat negaranya diserang asing, lalu pemerintahnya berjuang keras untuk bertahan dalam menghadapi serangan-serangan ekonomi tersebut, justru ada 24+16% rakyatnya malah ikut menyerang pemerintahnya dan mendukung para penyerangnya.
pemerintah kita banyak kekurangan dan kesalahan, tapi mereka ada di pihak kita untuk memperjuangkan kemenangan ekonomi kita.
sedangkan IMF itu jelas-jelas musuh yang nyata, yang ingin menghancurkan ekonomi kita dan membuat kita terus-menerus bergantung pada produk² impor dan hutang luar negeri, tapi malah didukung dan mungkin dianggap sebagai pahlawan dan dewa penyelamat yang akan menyelamatkan kamu dari “kedzoliman” pemerintahmu sendiri.
kan goblok.
Lah iya,,,,
dari dulu kan dah dibilang,,,
lu itu GOBLOK,
dan lagi di-GOBLOK²-in Pemerintah…….
L.O.L
IMF emang jelas-jelas musuh yang nyata, yang ingin menghancurkan ekonomi kita,,,
tapi Pemerintah lu malah membuat kebijakan ugal-ugalan, dan gak mau mendengarkan nasihat rakyat yg mengkritik-nya,,,,,,
malah “menuduh” rakyat yg mengkritiknya sebagai “antek asing”,,,,,,,,,
padahal banyak kritikan yg disertai solusi nya juga…….
Pemerintah “budek”, pendukungnya “buta”,,,,,
Indonesia diambang kehancuran yg nyata…
GOBLOK lu…
L.O.L
BENCI Boleh GOBLOK Jangan !!
it’s OK kalau nggak suka pemerintah. It’s OK kalau nggak suka dan benci Prabowo. Silakan. Bebas saja.
tapi tolong akal sehatnya dipake. jangan gara² itu malah kamu jadi pendukung asing dan jadi pengkhianat bangsa yang mudah diperalat asing.
jangan lupa dengan Irak dan Libya, yang dulu rakyatnya malah ikut²an menggulingkan Saddam Hussein dan Muammar Khadafi untuk memuluskan agenda perbudakan barat, seolah NATO dan USA adalah dewa penyelamat.
sebegitu bodohnya !
baca deh buku² yang berkualitas. disitu banyak dijelaskan bahwa kemiskinan suatu bangsa itu penyebab utamanya ternyata bukan korupsi ataupun SDMnya yang rendah, tapi memang sengaja dimiskinkan melalui gerakan² besar yang sistematis, dan ini sudah mereka jalankan berabad-abad. setiap suatu negara mau bangkit, mereka jatuhkan. mereka ganti rezimnya.
jadi please, cerdaslah, jangan emosional dan main perasaan. apalagi kalau kamu laki². pake akal dan rasionalitasmu. nggak suka MBG dan kopdes silahkan. tapi tetap jaga kewarasan.
Karena hanya orang tidak waras yang mau menghancurkan negaranya sendiri untuk diperbudak asing yang rakusnya nggak ketulungan.
lha lu sakit ODGJ ngapain lu komen disini dg usaha narasi terus membela junjungan sekaligus sesembahan mu itu⁉️
Mata kau ditaruh dimana kok tak bisa melihat realita yg terjadi akibat keGOBLOKAN junjungan mu itu⁉️ Negara sdh menuju kehancuran seperti ini baru kau menyalahkan masyarakat yg terus mengkritiknya, DASAR Guoblok kau‼️
Semua ulah junjungan mu ini lah yg menyebabkan negeri ini semakin hancur. Dia yg melanjutkan semua program HANCUR yg sdh dilakukan oleh mentornya yaitu si Jokodok. Nyapres aja dimulai dg kecurangan kok masih kau bela, dasar kau TAK ADA AKAL‼️
heh binatang, cape lu bernarasi, belok semua dr kenyataan yg lu gadang2kan… kalo mabok yg bener anjing, udah level berapa ilmu santet lu… kalo membaca pake otak di kepala, jangan di burit… mending lu nasehati pujaan lu tuh… biar rakyat adem… tp narasi lu belok2, ntar malah sama2 bikin bubar negara … dasar manusia laknat lu
ALAH TAI ANJING!!!!
Nulis panjang- panjang kaya novel fantasi, isinya angan – angan, sama omong kosong
PAYAH!!!!
Coba sebutin satu aja “buku² yang berkualitas” yg menjelaskan bahwa “kemiskinan suatu bangsa itu penyebab utamanya bukan korupsi ataupun SDM yang rendah”…..!!!?
L.O.L
GOBLOK lu…
L.O.L
iya yg impor motor listrik, mobil pick up siapa tong???
siapa yg jadi penghianat kalo begini????
elu doyan bgt sedot bool 🤣🤣🤣
copas dr mana lu tong…
biasanya juga komen lu kyk kaset kusut, WAN , yemn, kadrun, taqiah itu2 aja …😂😂😂😂
Saat hukum dan kekuasaan dipegang oleh serigala² buas berbulu domba. Saat seluruh negeri dikangkangi orang² jualan sok sederhana tapi sejatinya serakah. Apakah kalian akan tutup mata, tutup mulut, tidak peduli dengan apa yang terjadi ?
TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR
HUKUM MATI PEJABAT KORUPTOR BIAR JADI EFEK JERA, TERMASUK PRESIDEN, WAKIL, MENTERI, DPR MPR, APH DLL JUGA PARA MANTAN KALAU TERBUKTI KORUPSI…
AMAN KALAU GITU, BUKAN MALING AYAM SAJA YG DI BUI
Makanya gue ga percaya cerita yg katanya si gendut bidji satu pernah menampar seorang Jenderal asing, badan gempal pendek kayak gitu ga bakal berani sama orang asing yg tinggi besar. Nah…Kalo cerita dia kehilangan “burung perkututnya” baru layak dipercaya karena riwayatnya sudah mutawattir.