Setidaknya, kalau Anies jadi presiden pidatonya tidak bikin emosi rakyat

Setidaknya, kalau Anies Baswedan yang jadi presiden, kita tidak akan mendengar pidato dengan kalimat seperti, “ndasmu, ndasmu,” atau “kalau ingin kabur, kabur aja sana, ke Yaman.”

Setidaknya, kalau Anies jadi presiden, tidak akan muncul pernyataan seperti, “Orang desa tidak pakai dolar,” saat rupiah sedang melemah dan masyarakat cemas melihat harga-harga terus naik.

Mungkin yang terdengar justru kalimat seperti:

“Saya memahami kegelisahan masyarakat saat rupiah melemah. Karena setiap kenaikan dolar bukan hanya angka di layar ekonomi, tapi berdampak pada harga kebutuhan pokok, biaya sekolah, ongkos produksi, hingga nasib para pekerja.”

Atau:

“Kalau ada rakyat yang marah, kecewa, atau mengkritik pemerintah, jangan buru-buru dianggap musuh. Bisa jadi mereka sedang cemas menghadapi hidup yang makin berat.”

Atau mungkin:

“Tugas pemimpin bukan memenangkan perdebatan dengan rakyatnya. Tugas pemimpin adalah memastikan rakyat merasa ditemani menghadapi kesulitan.”

Karena rakyat sebenarnya tidak menuntut pemimpin menjadi manusia sempurna.
Rakyat hanya ingin melihat empati.
Ingin merasa bahwa kegelisahan mereka dipahami, dicarikan solusi.

Tidak pernah saya seeffort pemilu kemarin dalam mendukung calon presiden. Saya yang malas jalan, rela jalan kaki lumayan jauh demi untuk mendukung Anies.

Kapan lagi gitu kita punya pemimpin yang masih muda, pintar, energik, public speakingnya bagus, menenangkan, open mind, rajin baca buku, dan mau mendengarkan saran ahli.

Malah 58 persen rakyat warga RI milih oke gas.. oke gas, plus wakilnya yang tidak pernah ada wapres seperti itu kualitasnya sepanjang sejarah Indonesia.

(Mama Afra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Buat numbangin Anies resepnya gampang. Wowo tampil presiden sebagai presiden yang berpihak kpd rakyat bukan kpd dirinya sendiri bak pahlawan, keponakannya, saudaranya, kroninya apalagi antek asing 😄. Dus…. menjadi orang paling pintar, yg beda disalahin, dimusuhin 🦹‍♂️

  2. Tak akan bisa mbah Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon mau mengalahkan kualitas Anies. Jika awal jadi pemimpin aja sudah didukung kecurangan, mengakali konstitusi, hasil kong kali kong dg oligarkhi hitam, ya tak akan mungkin bisa berjalan lurus.

    Bagaimana Aris Wijayantolol ODGJ alias si af alias si Anonim BabRun⁉️ Kamu sebagai pendukung TAK BERAKAL, level pemikiran mu sangat jauh DIBAWAH dibandingkan dengan netizen cerdas. Otak mu cuma pada level yg penting bisa makan. Mirip hewan. Eh ya aku lupa, kamu kan Ternaknya Mulyono dan Ternaknya mbah Wowo⁉️🐷🐷🐷🤣