♦️Pernyataan terbaru yang dikeluarkan oleh Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa:
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang.
Rakyat kami yang setia, putra dan putri bangsa Suriah kami yang tangguh:
Saya berbicara kepada Anda hari ini dengan hati yang penuh kebanggaan atas kesabaran, pengorbanan, dan tekad Anda yang tak tergoyahkan.
Bersama-sama, kita telah melewati tahapan yang paling sulit, dan Anda telah menanggung apa yang bahkan gunung pun tidak mampu tanggung. Hari ini, berkat keteguhan yang legendaris ini, kita membuka lembaran konflik dan perselisihan untuk bersama-sama memasuki era rekonstruksi dan stabilitas.
Komitmen kami kepada Anda bukan hanya janji, tetapi rencana aksi konkret yang telah mulai kami laksanakan. Dalam visi kami untuk membangun kembali jalur produksi dan mencapai pemulihan ekonomi, saya meyakinkan Anda bahwa anggaran tahun ini telah menempatkan warga Suriah di garis depan prioritasnya. Kami bekerja tanpa lelah untuk menyetujui paket langkah-langkah dan terobosan peningkatan standar hidup yang akan segera terjadi, yang utama di antaranya adalah meningkatkan daya beli dengan menaikkan gaji dan pensiun, serta merehabilitasi infrastruktur dan layanan di semua provinsi tanpa terkecuali.
Saya juga ingin memperbarui janji saya kepada rakyat kita di kamp-kamp pengungsi: Tragedi Anda adalah prioritas utama saya. Kami tidak akan berhenti sampai kami menyelesaikan masalah ini sepenuhnya dan mengembalikan sebagian besar pengungsi dan orang yang diasingkan ke rumah dan desa mereka dengan hormat dan bermartabat, sehingga Anda dapat bergabung dengan kami dalam membangun masa depan tanah air Anda.
Kami telah memilih untuk menjauhkan negara kami dari konflik asing untuk memfokuskan semua energi dan sumber daya kami di dalam negeri, dan untuk bersama-sama menuai buah dari stabilitas regional dan internasional demi membangun kembali Suriah kita dan menjamin kehidupan yang layak bagi setiap warga negara.
Anak-anak bangsa kita yang agung,
Nantikan terobosan dan kejutan yang akan segera terjadi yang layak untuk kesabaran dan kebesaran Anda. Hari-hari mendatang membawa kabar gembira yang pantas Anda dapatkan, dan Suriah di masa depan akan lebih kuat dan lebih indah di tangan Anda.
Salam sejahtera, dan rahmat serta berkah Allah menyertai Anda.
(Sumber: postingan Radio Free Syria pada 22 Mei 2026)
*Ahmad al-Sharaa (lahir 29 Oktober 1982, belum genap 44 tahun), yang sebelumnya dikenal luas dengan nama samaran Abu Mohammad al-Jolani, menjabat sebagai Presiden Suriah sejak akhir Januari 2025, setelah sukses mengomandani aliansi oposisi yang menggulingkan rezim dikatator Bashar al-Assad pada Desember 2024.







dari awal pidato menyebut bangsa suriah, bukan umat islam, ini jelas perpecahan umat islam karena nasionalusme, kemudian dipertegas dengan menjauhkan negara kami dari konflik asing,
menggap penjajahan terhadap palestina bukan urusannya? palestina adalah urusan umat islam.
ini bahaya perpecahan yg umat islam harus sadari.
seandainya khilafah berdiri di syam, tentu pertama2 yg diucapjan adalah persatuan uma islam, tanpa mengenal batas ras, suku, bangsa atau arab dan bukan arab.