Rattusan Peserta Flotilla tiba di bandara Istanbul, penuh bekas luka siksaan tentara Israel

Ratusan aktivis kemanusiaan dari misi Global Sumud Flotilla yang ditahan oleh militer Israel di perairan internasional telah mendarat di Bandara Istanbul (Istanbul Airport) pada Kamis malam, 21 Mei 2026. Pemulangan ini dilakukan menggunakan tiga pesawat sewaan khusus dari maskapai Turkish Airlines yang dikoordinasikan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Turki.

Berikut rincian situasi terkini terkait kedatangan para peserta flotila di Istanbul:

Situasi Kedatangan di Bandara Istanbul

  • Penyambutan Hangat: Lebih dari 420 aktivis dari sekitar 44 negara (termasuk 78 warga negara Turki) disambut di Gedung VIP Bandara Istanbul oleh perwakilan pejabat, keluarga, serta kerumunan massa yang membawa bendera Palestina dan menggemakan takbir serta yel-yel kebebasan Gaza.
  • Pemeriksaan Medis dan Hukum: Banyak aktivis yang turun dari pesawat tampak mengenakan pakaian olahraga abu-abu dengan syal keffiyeh, beberapa di antaranya terlihat berjalan pincang. Ambulans telah disiagakan di bandara untuk membawa aktivis yang terluka. Kejaksaan Istanbul juga telah menjadwalkan pemeriksaan fisik di Institut Kedokteran Forensik Istanbul sebagai bagian dari investigasi hukum atas perlakuan yang mereka terima selama ditahan.

Alasan Deportasi Masal oleh Israel

Deportasi dipercepat ini dilakukan oleh Israel setelah munculnya gelombang kecaman global. Kemarahan internasional dipicu oleh video kontroversial yang diunggah sendiri oleh Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir. Video tersebut memperlihatkan para aktivis dalam kondisi tangan terikat ke belakang dan dahi dipaksa menempel ke lantai, yang dinilai sebagai tindakan perundungan dan penghinaan yang kejam.

Kesaksian Tindakan Kekerasan

Setibanya di bandara, para relawan secara terbuka memberikan kesaksian mengenai kekerasan fisik yang mereka alami saat kapal bantuan mereka disergap di laut dekat Kreta/Siprus:

  • Penganiayaan Fisik: Jurnalis Italia Alessandro Mantovani dan beberapa aktivis lain melaporkan mereka dipukul, ditendang, dan diseret dengan kaki dirantai.
  • Cedera Serius: Tim hukum dari lembaga bantuan hukum Adalah mengonfirmasi adanya peserta yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka tembak peluru karet dan dugaan patah tulang rusuk atau hidung.

Misi Global Sumud Flotilla ini membawa pasokan bantuan kemanusiaan seperti makanan, susu bayi, dan obat-obatan dengan tujuan menembus blokade laut Israel di Jalur Gaza yang telah berlangsung sejak 2007.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Bagaimana woiii ANJING PENJILAT TerMul dan TerWo Aris Wijayantolol ODGJ alias si af alias si Anonim BabRun dg pilihan junjungan sekaligus sesembahan mu si mbah Wowo Gemoy omon omon itu yg bergabung dg makhluk zionis IsraHell laknatullah dalam BoP⁉️
    Tak salah kan kami netizen cerdas yg mengkritik junjungan mu itu selama ini⁉️
    Kamu sih jadi makhluk disuruh belajar yg benar malah ngikut pemimpin zalim, rasain lu‼️
    🤣😝😂😜