GILA!!! Putri Ahmad Bahar Akui Dipaksa Buka Hijab di Markas GRIB Jaya: Hercules Todong Pistol

Ulah preman yang dilindungi penguasa makin gila!!!

Kasus yang melibatkan penulis buku Ahmad Bahar dan Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules berawal dari konten video yang dibuat Ahmad Bahar.

Ahmad Bahar, yang merupakan seorang penulis buku sekaligus kreator konten, mengunggah video di TikTok yang mengomentari perseteruan politik antara Amien Rais dan Hercules . Dalam video tersebut, Ahmad Bahar menirukan gaya bicara Hercules, yang kemudian dinilai oleh anggota GRIB Jaya sebagai tindakan mengejek atau menghina ketua umum mereka.

Seperti diketahui, Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, memberikan peringatan keras kepada Amien Rais terkait tuduhan yang dilontarkan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Hercules meminta Amien Rais untuk menjaga lisannya agar tidak berbicara seperti “preman pasar”.

Pada Minggu, 17 Mei 2026, belasan orang yang mengaku anggota ormas GRIB Jaya mendatangi kediaman Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok.

Karena Ahmad Bahar sedang tidak berada di rumah, massa membawa paksa putrinya, Ilma (33 tahun), ke Markas DPP GRIB Jaya di Kedoya, Jakarta Barat. Tindakan ini disebut oleh pihak keluarga sebagai bentuk penyanderaan agar Ahmad Bahar mau keluar dan menemui Hercules.

Setelah ‘penculikan’ itu, Putri dari penulis buku Ahmad Bahar, F (33) mendatangi gedung Komnas HAM dan Komnas Perempuan pada Kamis (21/5/2026).

F mengadukan tindakan tak manusiawi yang dilakukan oleh anggota GRIB Jaya bahkan Ketua GRIB Hercules de Marshal.

F datang didampingi oleh Ketua Riset dan Advokasi Publik LBH AP PP Muhammadiyah, Gufroni.

Ia mengadukan dugaan perlakuan tak menusiawi yang dialami F seusai dibawa ke markas GRIB Jaya pada Minggu (17/5/2026).

Gufroni menegaskan bahwa pihaknya akan menyampaikan fakta dugaan perlakuan tak manusiawi itu agar mendapatkan perlindungan dari Komnas HAM dan Perempuan.

Ia menuturkan bahwa F diinterogasi dengan tidak manusiawi di Markas Pusat GRIB Jaya.

“Ada perlakuan-perlakuan yang sangat tidak manusiawi yang dilakukan oleh anggota Ormas GRIB termasuk juga oleh bapak Hercules. Poin-poin substansinya nanti kami akan sampaikan kepada Komisioner Komnas HAM fakta-fakta apa yang terjadi pada saat klien kami diintrogasi oleh Hercules di Markas Pusat GRIB Jaya,” katanya.

Gufroni juga mengatakan bahwa tindakan tak manusiawi itu juga dilakukan oleh Hercules.

“Beliau ini (putri Ahmad Bahar) sangat traumatik. Kalau ada mobil di depan rumah atau ada orang yang tidak dikenal itu sangat takut,” ujar Gufroni.

Dalam kesaksiannya, saat dibawa ke Markas GRIB Jaya, F mengaku diminta menunggu Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules.

Saat bertemu Hercules, F mengaku dituduh mengirim ancaman kepada Hercules dan istrinya.

Namun, ia membantah tuduhan tersebut.

“Setelah Pak Hercules datang, Pak Hercules masih tetap bilang, ‘kamu nih ya ngapain ancam-ancam saya dan istri saya’. Saya bilang, ‘maaf Pak, bukan saya’. Tapi beliau tetap tidak percaya,” ujar F.

F turut mengungkap adanya ucapan yang menurutnya tidak pantas dilontarkan kepadanya, termasuk perintah untuk melepas jilbab.

“Dia bilang, ‘kamu nih gimana sih kamu kan perempuan, kamu harusnya berbuat baik, copot aja itu jilbab kamu’,” tutur F. Tak hanya itu, F juga mengaku diancam tidak bisa pulang jika ayahnya tidak datang menemui Hercules.

Dalam kesaksiannya, F juga menyebut Hercules sempat mengeluarkan pistol dan menembakkannya sebanyak dua kali.

Meski berkali-kali membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya, F mengaku tetap disalahkan.

***

FYI, Hercules itu kawan lamanya Seskab Teddy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *