Apartemen Disita, Justru Membuktikan Dokter Tifa TIDAK DIBAYAR di Kasus Ijazah Jokowi

Memang sebisa mungkin, kalau jadi orang terkenal yang setiap saat disorot kamera, seperti Dokter Tifa dan lainnya, janganlah memiliki masalah. Memiliki masalah saja jangan, apalagi masalah yang sangat mencolok. Pasti akan jadi bulan-bulanan media.

Misalnya, baru kemarin Dokter Tifa ditangkap di apartemennya, ternyata baru-baru ini apartemennya itu disita, karena Dokter Tifa punya utang kepada rekannya dulu di MLM sejak tahun 2019, yakni Sofia Natalie. Jumlahnya lumayan besar, 223 gram emas.

Saya sering tidak habis pikir, orang yang terkenal seperti Dokter Tifa dan lainnya, tapi punya masalah yang segitu besarnya, tapi masih bisa kuat tampil di atas panggung dengan sorotan kamera yang begitu tajam? Terus terang, kalau saya tak bisa seperti itu.

Apalagi seperti Rismon? Mempersoalkan ijazah orang dikatakannya palsu, tapi ijazahnya sendiri palsu. Ini lebih mengerikan. Sekali lagi, terus terang, kalau saya tak bisa seperti itu.

Ini tidak hanya sebatas Dokter Tifa atau Rismon, atau nanti Roy Suryo sendiri. Tapi untuk semua orang yang terkenal. Kenapa dia bisa terkenal seperti itu, tapi bisa menyimpan masalah yang begitu rumit? Dan tak sedikit orang seperti itu.

Misalnya, pejabat atau artis. Ia menyimpan masalah yang begitu rumit, yang kalau diketahui publik karirnya bisa hancur. Bagi saya itu aneh. Dia sudah tahu, kalau masalahnya itu diketahui publik, karirnya bisa hancur, tapi itu tetap dipeliharanya.

Tapi terkait masalah Dokter Tifa, yang apartemennya disita karena utang yang tak terbayar, mungkin agak menguntungkan juga dari sisi lain. Bahwa itu bukti dia mempersoalkan ijazah Jokowi tidak ada yang mendanai atau berharap uang besar.

Sebab, utangnya saja tak terbayarkan sampai sekarang. Dan saat ini, apartemennya sudah disita oleh Pengadilan. Bagaimana pula ia dituduh dapat uang besar dari kasus ijazah Jokowi?

Semoga saja sidang perdana Dokter Tifa tanggal 2 Juli nanti bisa berjalan lancar dan tak terpengaruh dengan penyitaan apartemennya.

(ERIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. Tuduhan Rismon otomatis gugur dg sendirinya, dr. Tifa tdk perlu koar2 membantah. Rismon tdk lebih dr anjing penggonggong genk solo …

  2. kemarin lihat di Youtube Tifa ngemis2 jualan buku katanya buat perjuangan memburu ijazah palsu…. harga buku kisaran 200 – 500 ribu…. bagi yg gak mampu beli bisa donasi 50 ribu atau 100 ribu…mm INTINYA mulai memanfaatkan untuk mendapatkan uang… temtu tidak semua orang bodoh meski akan ada saja yg bodoh memberikan sumbangan. Emangnya apa manfaatnya Tifa memburu ijazah palsu??? buat kepentingan apa?? rakyat untungnya apa???? silahkan yg mau ketipu Tifa sgr beli buku ya

    1. INI ORANG GOBLOKNYA PUOOOLLL…orang menggunakan ijazah palsu untuk menduduki jabatan publik, dan membuat kebijakan publik, hasilnya menyengsarakan rakyat dan mengeruk kekayaan negara lewat OMNIBUSLAW, bikin utang negara yang buat bayarnya dengan naikin pajak rakyat….CUK DANCUK….otak ditaruh dikaki …

    2. Kepentingan secara moral & hukum buat rakyat supaya pintar ga goblok permanen macam kau dan jangan sampai masih bisa dibodohi, ditipu dan dikuasai mahluk² tak beradab & ber- ahlak macam kalian.

    3. katanya “ini termul vs kadrun, kaum zolim vs kaum zolim, terwo nonton aja”,,,
      tapi kok sekarang ikutan komen dgn nada “menyerang” salah satu pihak (dr. Tifa),,,,
      artinya elu bersikap sebagai pembela / bagian dari pihak lain (termul)…..
      dan itu berarti elu adalah termasuk “kaum zolim” juga…….

      GOBLOK lu…!!!
      L.O.L