“Jangan sampai terjadi… Abdul Rahman El-Sayed bisa menjadi presiden dalam tiga tahun”—Wakil Presiden AS JD Vance memperingatkan kemungkinan dokter keturunan Mesir itu mencapai Gedung Putih menyusul kemenangannya dalam pemilihan pendahuluan Senat di Michigan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Vance dalam sebuah acara di Washington D.C., menyusul kemenangan mengejutkan El-Sayed dalam pemilu pendahuluan (primary) Partai Demokrat untuk kursi Senat AS mewakili negara bagian Michigan.
Konteks Pernyataan JD Vance
Dalam pidatonya, JD Vance menyatakan kekhawatirannya jika kebijakan pemerintahan Donald Trump saat ini dirombak oleh pemerintahan di masa depan. Ia secara spesifik menyebut nama El-Sayed dengan kalimat:
“Kami tidak ingin pemerintahan berikutnya—siapa pun itu. Jangan sampai (God forbid) kita dipimpin oleh Presiden Abdul El-Sayed dalam tiga tahun. Kami tidak ingin dia membatalkan semua kerja luar biasa yang telah kami lakukan dalam menindak para penipu dan menghemat uang rakyat Amerika.”
Siapa Abdul El-Sayed?
- Latar Belakang: Abdulrahman Mohamed El-Sayed adalah seorang dokter, pakar kesehatan masyarakat keturunan Mesir-Amerika, dan mantan Direktur Departemen Kesehatan Detroit.
- Karier Politik: Ia merupakan tokoh utama dari sayap progresif Partai Demokrat yang didukung oleh tokoh-tokoh seperti Bernie Sanders dan Alexandria Ocasio-Cortez.
- Pencapaian Terbaru: El-Sayed baru saja memenangkan nominasi Demokrat untuk Senat AS di Michigan setelah mengalahkan politikus moderat Haley Stevens. Jika menang di pemilu sela (midterm) November mendatang melawan kandidat Republik Mike Rogers, ia akan menjadi Muslim pertama yang terpilih menjadi Senator AS.
Mengapa Isu Ini Memanas?
Pernyataan Vance memicu reaksi keras karena dinilai oleh para kritikus menggunakan retorika ketakutan (fear-mongering) dan sentimen Islamofobia untuk menyerang lawan politiknya.
Selain Vance, Presiden Donald Trump juga menyerang keras kemenangan El-Sayed dengan menyebutnya sebagai “ancaman terbesar” dari sayap kiri ekstrem.
Di sisi lain, El-Sayed merespons santai serangan-serangan tersebut dan meminta kubu Republik untuk fokus berdebat pada substansi kebijakan seperti biaya kesehatan, inflasi, dan lapangan kerja, alih-alih melontarkan penghinaan personal.
Kemungkinan El-Sayed Jadi Presiden AS

Tidak seperti Zohran Mamdani yang TIDAK BISA jadi Presiden AS karena dia lahir bukan di AS. Karena Konstitusi AS melarang imigran warga AS kelahiran non-AS untuk jadi Presiden.
Abdul El-Sayed lahir di Michigan AS dari keluarga imigran asal Mesir. Makanya El-Sayed secara konstitusi bisa menjadi calon presiden AS.
Inilah yang membuat Wapres AS JD Vance jauh-jauh hari sudah mengingatkan kemungkinan El-Sayed jadi Presiden AS.
[VIDEO]






kalo Allah Subhana wa ta’ala sdh Kun fayakun ga ada yg bisa ngalangin bro 😂😂
kok jadi inget si af terwo rasis 🤣🤣🤣
Dan ketakutan itu akan jadi kenyataan, Abdul Al Shayed akan mencapai gedung putih dan menjadi Presiden Amerika Serikat muslim pertama sepanjang sejarah berdirinya negara tersebut.