Tingkat Kejahatan di Kota New York Mencapai Titik Terendah Sejak Dipimpin Mamdani

Angka pembunuhan dan penembakan di New York City berhasil mencapai titik terendah dalam sejarah selama lima bulan pertama tahun 2026 di bawah kepemimpinan Wali Kota Zohran Mamdani.

Data resmi yang dirilis oleh NYPD (New York Police Department) menunjukkan tren penurunan kejahatan kekerasan yang signifikan di seluruh lima wilayah kota.

Berikut adalah poin-poin utama dari laporan statistik kejahatan terbaru:

Rekor Penurunan Kejahatan Utama

  • Kasus Pembunuhan: Turun 20,9% secara year-to-date (102 kasus dibanding 129 kasus pada 2025), memecahkan rekor terendah sebelumnya pada tahun 2014 dan 2017.
  • Insiden Penembakan: Merosot lebih dari 5%, melampaui rekor terendah yang sempat tercatat pada tahun 2025.
  • Korban Penembakan: Menurun sebanyak 7%, memecahkan rekor paling aman sebelumnya yang tercatat pada tahun 2019.
  • Kejahatan Mayor Citywide: Secara keseluruhan, tingkat kriminalitas utama di kota ini turun 6,2% sepanjang tahun berjalan, dengan penurunan drastis sebesar 10,6% khusus di bulan Mei saja.

Area dengan Keamanan Bersejarah

  • Wilayah The Bronx: Memimpin penurunan kriminalitas terbesar di seluruh kota dengan penurunan kejahatan utama hingga 11% year-to-date.
  • Fasilitas Rumah Susun (NYCHA): Mencatat awal tahun paling aman dalam sejarah; kasus pembunuhan di area publik ini turun 46,7% dan insiden penembakan berkurang 24,5%.
  • Sistem Kereta Bawah Tanah (Subway): Nihil insiden maupun korban penembakan sepanjang bulan Mei 2026, dengan total kejahatan transit turun 6,5% pada bulan tersebut.

Strategi Pengendalian dan Pengecualian

Penurunan ini didorong oleh kombinasi strategi kepolisian presisi (precision policing) oleh NYPD—termasuk penyitaan hampir 2.000 senjata api dan program pembatasan kekerasan remaja—serta pendekatan holistik administrasi Mayor Mamdani yang berfokus pada perluasan jaminan sosial dan klinik kesehatan mental.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar