Seorang pria menangkap ikan, lalu dia bergegas menuju istrinya dan memintanya untuk menggorengnya …
Tapi istri minta maaf karena tidak punya minyak goreng.
Maka Pria itu berkata kepadanya: Pangganglah!
Istri meminta maaf karena tidak memiliki panggangan.
Lalu dia memintanya untuk merebusnya…
Sang istri meneriakinya dan berkata: “Kita tidak punya gas… “
Maka pria itu membawa ikan itu dan pergi ke laut lalu melemparkannya kembali ke dalam air…
Ikan-pun berteriak: “Hidup pemerintah…!” 😅
*Gara-gara pemerintah rakyat hidup susah, gak bisa beli minyak goreng, gak punya alat panggang, gak bisa beli gas. Tapi jadi berkah buat ikan bisa tetap hidup 🙂
Sebuah cerita pendek karya satiris Turki Aziz Nesin, yang membuatnya meraih Penghargaan Landak Emas sebagai satiris terbaik di Bulgaria pada tahun 1966.
(Dody Kurniawan)








ada foto anak sekolah makan MBG didepan sekolah yg rusak wowok murka😂😂
terus lah hidup dikelilingi penjilat wok 😂😂
KISAH 2 IKAN DAN KURA² BERMAIN
Sebagaimana manusia ikan pun mempunyai nama, yang gendut bernama WOWO, yang cungkring bernama AF sedangkan kura² bernama Mukidi.
“Yuk kita berenang ke tengah sungai dan ke timur, teman²” kata WOWO.
“Jangan, WOWO. Kalau ke timur kita akan susah berenang,” kata AF si ikan cungkring. Ikan² kecil lainnya tampak setuju dengan pendapat AF yang cungkring.
“Lagipula kalau berenang di tengah sungai arusnya lebih deras lho,” kata AF
“Ah, se-kali² nggak apa² kan ? Kan cari tantangan baru. Kenapa sih kalian penakut banget ?” kata WOWO dengan nada bicara yang angkuh.
“Kami bukannya nggak mau ikut denganmu, WOWO. Kami hanya mau patuh pada pesan orangtua kami.” kata AF
“Ya sudah, kalau kalian tak mau ikut!” kata WOWO sambil meninggalkan mereka. Ikan² kecil itu kemudian ber-bisik². Ada yang mengatakan WOWO pemberani; ada yang mengatakan ia konyol.
“Na… na… na….” WOWO bernyanyi dengan riang ketika ia mulai berenang ke tengah sungai itu. “Ah, ternyata berenang ditengah sungai airnya lebih dingin. Brrr…. Mmm enak sekali di sini. Teman²ku pengecut semua!”
Ketika makin jauh, WOWO bertemu kura² yang sudah sangat tua usianya. Kura² itu bernama Mukidi, sering dipanggil Om Mukidi.
“Halo Om Mukidi!” kata WOWO
Om Mukidi yang lagi berenang santai agak kaget mendengar suara ikan kecil di belakangnya. “Eh, kau WOWO! Kenapa kau sampai di sini!?” kata Om Mukidi sambil menoleh kepada WOWO.
“Aku ingin bebas, Om! Ternyata berenang di tengah sungai dan melawan arus itu nikmat sekali! Ini benar² selera pemberani!”
Om Mukidi geleng² kepala. “Kembalilah, WOWO. Apa yang kau lakukan sekarang sangat berbahaya. Kau masih kecil!”
“Nggak apa², Om Mukidi!” kata WOWO dengan santai. “Aku mau jalan dulu ya! Dadah, Om Mukidi…,” kata WOWO sambil GULING GULING 🙃🤫
Persis seperti af anjing pengangguran tulen begitu babi 2 buang tai langsung diterkam lalu menggonggong hidup wowo hidup wiwi
🤓🤓🤓🤓🤓🤪😛😛😛😛😛😛😍😍😍😍😍😍😆😛😛😛😛😛😛😛🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣