THIS!

BENAR APA YANG DISAMPAIKAN NETIZEN “ga bakal sampe pak videonya ke prabowo udah disaring duluan sama tedy”.

HAL INI SEPERTI diungkap Laporan investigasi dan editorial dari Majalah Tempo serta podcast Bocor Alus Tempo bahwa Sekretaris Kabinet (Seskab) Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya memegang peran yang sangat sentral sebagai gatekeeper (penjaga pintu) utama arus informasi dan akses tamu ke Presiden Prabowo Subianto.

Berikut adalah poin-poin utama yang diungkap oleh Bocor Alus Tempo mengenai besarnya pengaruh Seskab Teddy:

1. Menyaring Informasi dan Laporan Menteri

  • Penyaring Informasi: Teddy bertindak sebagai penapis informasi, memo, dan laporan yang masuk. Akibatnya, beberapa respons kebijakan Presiden Prabowo terkait isu nasional disebut sangat dipengaruhi oleh materi yang lolos dari seleksi Teddy.
  • Memo Tak Sampai: Bocor Alus Politik mengungkapkan adanya kekhawatiran mengenai sejumlah catatan penting atau memo dari kementerian yang diduga tertahan dan tidak sampai ke meja presiden.

2. Mengendalikan Akses Pertemuan (Gatekeeper)

  • Pintu Masuk Tunggal: Karena Presiden Prabowo diketahui tidak menggunakan telepon genggam pribadi secara aktif, Teddy menjadi saluran komunikasi utama. Pejabat setingkat menteri, kepala badan, hingga purnawirawan harus melalui Teddy untuk bisa menjadwalkan pertemuan.
  • Kemacetan Komunikasi: Sejumlah menteri dan orang dekat lingkaran Prabowo sempat mengeluhkan sulitnya akses langsung ke presiden. Di sisi lain, para menteri yang memiliki hubungan dekat dengan Teddy mendapatkan kemudahan birokrasi yang lebih lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. DOWNGRADE SPECS dari mertuanya
    Dulu pak Harto, orang kepercayaannya kalo tak Jendral Yusuf, Jendral Beni atau Laksamana Soedomo. Jendral semua, BINTANG EMPAT. Masak ini cuma MAYOR (pangkat aslinya..)

  2. Dia takut KALAH PAMOR kalo punya orang kepercayaan pangkatnya JENDRAL (harap maklum pak Ndas kan cuma Pecatan Letjen dgn Tidak Hormat lagi. Itu ‘Jendral Kehormatan’ kan cuma bisa-bisanya Jokibul, biar nanti mau nampung si anak beleran nya)