Informasi mengenai OT Group menyanggupi penghentian total produksi minuman beralkohol (termasuk Newport) baru sepihak diklaim oleh perwakilan massa pendemo, sementara pihak manajemen resmi menyatakan masih akan mempelajari dan menindaklanjuti tuntutan tersebut.
Berikut adalah kronologi dan fakta terkait audiensi tersebut:
Konteks Kasus
Tuntutan ini berawal dari aksi demonstrasi yang digelar oleh Front Persaudaraan Islam (FPI) DPD DKI Jakarta dan sejumlah ormas lainnya di depan kantor pusat OT Group, Gedung OT Building, Jalan Outer Ring Road, Jumat (14/8/2026).
Aksi tersebut dipicu oleh kontroversi challenge hafalan ayat suci Al-Qur’an berhadiah minuman keras gratis di booth Newport pada festival musik The Sounds Project di Ancol Jakarta.
Detail Pertemuan & Status Tuntutan
- Klaim dari Pihak Massa: Perwakilan FPI menyatakan bahwa dalam audiensi tersebut, manajemen OT Group menyepakati serta menyanggupi dua tuntutan utama, yaitu menghentikan seluruh produksi minuman beralkohol (termasuk Newport) dan berhenti mendanai atau mempromosikan miras di berbagai acara hiburan.
- Tanggapan Resmi Manajemen: Direktur Newport, Handoko Sasongko, turun langsung untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada umat Islam. Namun terkait tuntutan penghentian produksi, pihak manajemen menegaskan statusnya belum menjadi keputusan final karena proposal tuntutan tersebut masih harus dipelajari lebih lanjut secara internal oleh jajaran direksi perusahaan.
- Tindakan Hukum: Pihak OT Group mengklarifikasi bahwa insiden promosi tersebut murni di luar instruksi resmi perusahaan dan sepenuhnya menyerahkan proses hukum oknum lapangan yang terlibat kepada pihak kepolisian.
Hingga saat ini, publik masih menunggu rilis atau keputusan final resmi dari korporasi mengenai apakah mereka akan benar-benar menutup lini bisnis minuman beralkohol tersebut atau hanya melakukan evaluasi pada SOP pemasarannya.








cari kerja susah, perusahaan bangkrut banyak, perusahaan sehat disuruh bangkrut. cara berfikirnya gimana drun?
@Anonim TerWo…woiii lu PENGANGGURAN ya sana gak usah ngeluh disini. Lu minta kerjaan tuh sama junjungan lu si Mbah Wowo Antek Aseng Gendruwo Wowo dan pasangannya si FuFuFaFa! Sudah gitu sok sokan kalau bicara pake antum antum segala. Nyatanya lu MUNAFIK, paham lu BabRun!?
@Anonim TOLOL…akhirnya lu ngakuin juga kan kalau di era juragan elu WOWO sekarang susah cari kerja, perusahaan banyak bangkrut, banyak PHK????
wkwkwkwk…terbukti lagi memang kalian itu MUNAFIK asli!
TENANG AJA BLOK, SUDAH DISEDIAKAN 19 JUTA LAPANGAN KERJA
PALING YG DI-PHK CM 0,00000000001%
bhuahahahaha…si Anonim Babi guRun GUOBLOKKKK asal mangap aja‼️😜😂😝🤣
kalo dasar pikir gini maka perjudian, sabung ayam, pelacuran bakalan kekal
Cuma tuntut stop miras kok dibilang disuruh bangkrut cara berpikir nya gimana sih bab, kan OT itu bukan cuma jualan miras aja tapi ada produk unggulan cunsomer goods lainnya kaya wafer tango, bilang aja hobby mabok lu takut keganggu susah beli tomi atau kolesom.
bikin & jual wafer, ciki-cikian, dan permen aja udah untung bnyak, bocil banyak yg suka. ngapain bikin & jual miras blok goblok
lho katanya ekonomi tumbuh di era sembahanmu si mbah wo, kok elu bilang banyak perusahaan bangkrut?
woi anonim, goblog 7 turunan kau
terwo GOBLOK akhirnya mengakui kalo Indon ga baik2 aja di era wo2 omon2 ini…
L.O.L
@Anonim TerWo…woiii lu PENGANGGURAN ya sana gak usah ngeluh disini. Lu minta kerjaan tuh sama junjungan lu si Mbah Wowo Antek Aseng Gendruwo Wowo dan pasangannya si FuFuFaFa! Sudah gitu sok sokan kalau bicara pake antum antum segala. Nyatanya lu MUNAFIK, paham lu BabRun!?
ghoahahaha…akhirnya terwo sadar cari kerja susah, perusahan bangkrut banyak
🤣🤣🤣🤣🤣
inilah mahluk munafiq