Bu Susanah ‘pengupas bawang’, 4 hari belum pulang, rumahnya dipasang garis polisi

Keberadaan Susanah (38), warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, masih menjadi tanda tanya.

Susanah diketahui belum kembali ke rumahnya setelah menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dalam agenda tersebut, nama Susanah sempat disebut Presiden Prabowo Subianto ketika menjelaskan program perlindungan sosial pemerintah.

Prabowo memperkenalkan Susanah sebagai warga Kabupaten Bogor yang bekerja sebagai buruh harian pengupas bawang dengan upah sekitar Rp700.000 per kilogram.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian publik.

Profesi Susanah Bukan Pengupas Bawang

Di lingkungan tempat tinggalnya, Susanah diketahui memiliki dua pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Pada pagi hingga siang hari, ia bekerja menjahit kain majun. Setelah itu, sekitar pukul 13.00 WIB, Susanah melanjutkan pekerjaan dengan mencuci ompreng di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara suaminya, Didim, diketahui bekerja serabutan sebagai kuli bangunan.

Ketua RW setempat, Atin, membenarkan bahwa Susanah memang menjalani pekerjaan tersebut. Ia juga mengaku heran ketika mengetahui profesi Susanah dalam pidato Presiden disebut sebagai pengupas bawang.

“Di sini pada heran, kenapa Susanah di sana jadi ngupas bawang? Pada heran emang,” ujar Atin.

Menurut Atin, sebelum berangkat ke Jakarta, sejumlah orang sempat datang ke rumah Susanah untuk mengambil gambar dan melakukan syuting.

“Difoto-foto dulu di sini,” katanya.

Ia mengatakan proses pengambilan gambar dilakukan tidak jauh dari rumah Susanah, tepatnya di sekitar pinggir jalan dan dekat tiang listrik.

Atin mengaku cukup mengenal Susanah dan keluarganya. Bahkan, Susanah dan suaminya disebut kerap membeli nasi uduk di tempat Atin berjualan.

Belum Pulang ke Rumah

Susanah diketahui berangkat memenuhi undangan ke Jakarta sejak Rabu (12/8/2026), sebelum menghadiri sidang tahunan pada Jumat (14/8/2026).

Namun, hingga Senin (17/8/2026), Susanah dan suaminya belum terlihat kembali ke rumah di Kampung Ciuncal.

Ibu mertua Susanah, Yuyum, mengatakan menantunya pergi bersama Didim. Sementara tiga anak Susanah tetap berada di rumah bersama dirinya.

“Belum pulang nih sampai hari ini,” kata Yuyum.

Menurut Yuyum, Susanah sebelumnya disebut akan kembali ke rumah pada Selasa (18/8/2026).

“Katanya sih besok pulang,” ujarnya.

Belum diketahui secara pasti alasan Susanah dan suaminya belum kembali ke rumah setelah menghadiri agenda di Jakarta tersebut.

Warga sekitar pun masih menunggu kepulangan Susanah. Atin mengatakan masyarakat sempat dibuat bingung setelah mengetahui nama Susanah menjadi perhatian publik akibat pernyataan Presiden.

Rumah Dipasang Garis Polisi

Terbaru, rumah Susanah dipasangi garis polisi untuk membatasi keramaian setelah banyak awak media mendatangi kediamannya.

Rumah Susanah di Kampung Ciuncal RT 01/RW 04, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, kini menjadi perhatian setelah namanya disebut Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan.

Potongan garis polisi berwarna kuning terlihat masih terikat pada bagian atap teras rumah Susanah pada Senin (17/8/2026).

Namun, garis polisi tersebut tidak membentang di bagian depan rumah.

Gulungan garis polisi serupa juga terlihat di bangunan yang menyerupai pos kamling di ujung gang menuju kediaman Susanah.

Menurut Iis, istri Ketua RT setempat, garis polisi dipasang beberapa hari sebelum Senin (17/8/2026), saat Susanah dan suaminya, Didim, masih berada di Jakarta.

Pemasangan tersebut, kata Iis, sebelumnya dibicarakan oleh Ketua RW, kepala desa, dan kepala dusun setempat.

Langkah itu dilakukan karena banyak awak media mendatangi rumah Susanah setelah perempuan tersebut menjadi sorotan publik.

“Takutnya, khawatirnya mungkin jiwa anak-anaknya belum siap dengan kondisi yang tiba-tiba orang tuanya viral,” kata Iis.

Ia mengatakan wartawan yang hendak meliput Susanah diminta berkoordinasi terlebih dahulu dengan perangkat lingkungan setempat.

Iis juga menyebut pihak pemerintah, termasuk Kementerian Sosial (Kemensos), pernah mengambil gambar kondisi keluarga Susanah tanpa terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat lingkungan.

Menurutnya, pemasangan garis polisi tersebut berkaitan dengan upaya mengurangi keramaian di sekitar rumah sekaligus mempertimbangkan kondisi psikologis anak-anak Susanah.

Sumber: Tribun Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. ibu Susanah masih di rumah bp. prabowo di Hambalang, akan kembali setelah rumah nya selesai dipugar. kadrun kalok mau tengok ibu Susanah ke Hambalang aja