SESUAI PREDIKSI NETIZEN… PERTALITE KOSONG, PENGENDARA TERPAKSA BELI BBM PERTAMAX

SESUAI PREDIKSI NETIZEN….

Pada Rabu 10 Juni 2026 saat mulai harga Pertamax naik drastis dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 terlihat antrian panjang yang beli Pertalite.

Dan hari ini Pertalite mulai langka…..

Kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan Pertalite imbas naik drastisnya harga Pertamax sudah mulai dirasakan.

Seperti yang terjadi di salah satu SPBU kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (12/6/2026) pagi.

Pengumuman Pertalite kosong dan sedang dalam pengiriman tertempel di beberapa area SPBU.

Selain itu, diputarkan juga pengeras suara untuk mengumumkan kepada pengendara terkait kosongnya Pertalite.

Tak ayal, pantauan TribunJakarta.com di lokasi pukul 09.30 WIB membuat SPBU tak dipenuhi antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM sebagaimana biasanya.

Hanya ada beberapa kendaraan saja yang tampak mengantre di jalur Pertamax.

Para pengendara, terutama pemotor mengaku terpaksa mengisi Pertamax karena tangki bensinya sudah kosong ketimbang harus mogok di jalan.

“Tadi niatnya mau beli full. Tapi karena Pertalite kosong, akhirnya beli Pertamax cuma Rp 20.000 dapat 1,2 liter asalkan enggak mogok aja di jalan. Nanti beli lagi di pom yang ada Pertalite,” ujar Roni (45) pengendara ojol usai isi Pertamax.

Ia pun meminta pemerintah menurunkan harga BBM jenis Pertamax agar pengendara tak beralih ke Pertalite yang mengakibatkan kelangkaan stok seperti yang dirasakannya saat ini.

“Kalau bisa ya turunin lagi Pertamax. Karena kan meskipun Pertalite enggak naik, tapi kalau Pertamaxnya naik tinggi, orang pada pindah ke Pertalite. Ya ujung-ujungnya kayak gini, Pertalite langka. Kalaupun ada, antreannya panjang banget, jadi makan waktu,” kata dia.

Sementara itu, menurut petugas SPBU yang enggan disebutkan namanya, kosongnya Pertalite sudah terjadi sejak Jumat pagi.

Ia pun tak bisa memastikan kapan Pertalite di SPBU tempatnya bekerja akan kembali tersedia.

Sumber: Liputan6, Tribun Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar