
Beberapa Tokoh ‘oposisi’ yang kritis dan vokal beberapa hari lalu diundang Presiden Prabowo, salah satunya yang turut diundang dan hadir adalah Pak Said Didu.
Pasca pertemuan tersebut, Said Didu awalnya memberi penilaian positif dan optimistik pada Presiden Prabowo yang dinilainya mau mendengar dan menerima masukan dari para tokoh yang diundang.
EHHH TERNYATA… makin kesini langkah Prabowo membuat Pak Said Didu seakan hanya kena prank.
Karena apa yang disampaikan Prabowo dalam pertemuan dengan tokoh oposisi dalam kenyataannya malah bertolak belakang.
Pak Said Didu menyebutnya sebagai “Paradoks dalam praktek”.
1) Rakyat menuntut adili Jokowi – dijawab Hidup Jokowi !!!
2) Rakyat menuntut copot Kapolri – dijawab akan diberikan bintang mahaputra.
3) Program MBG yg banyak diprotes karena banyak masalah – Kepala MBG dpt bintang jasa utama.
4) Janji akan melawan Oligarki – Oligarki diajak bercengkrama.
“Au ah elap. Silakan bingung,” kata Pak Said Didu di akun X.
“Anda diajak diskusi kemarin sepertinya hanya utk meredam suasana sesaat, semua kalangan dirangkul tapi ujungnya ya gitu, dia tetap jalan dg caranya sendiri, ingat daeng sllu sisakan ruang ketidakpercayaan, turunkan ekspektasi sebab jaga waras itu lebih penting di konoha ini,” komen netizen.







Wow….
rezim bajingan
Kalo sy sih sdh menduga pak ndas bakalan jalan sendiri, nggak ada guna ngarepin rejim sekarang utk memperbaiki negeri ini. Silakan sj kalo masih ngarep sm pak ndas, tp tanda2 bhw rejim sekarang “sen kiri belok kanan” itu sdh kliatan dr dulu …