Rekor omset jualan untuk 1x live streaming di Indonesia adalah 41 Milyar, dipegang oleh produk Athena by dr. Richard Lee
Bagi kita itu udah gede banget,
Tapi rekor di China lebih bombastis lagi..
Li Jiaqi, streamer asal China yang dijuluki sebagai “Lipstick Brother” memegang rekor penjualan paling fantastis
45 Trilyun dalam 1x live !!!
“Ah itu kan karena penduduk China banyak. Beda dengan Indonesia.”
Oke..
Kita bedah
๐China
Jumlah penduduk 1,4 Milyar
Omset live streaming Rp. 45 Trilyun
๐ Indonesia
Jumlah penduduk 280 juta
Omset live streaming Rp. 41 Milyar
Kalau dibuat perbandingan
Jumlah penduduk 5 :1 (5 banding 1)
Omset Live Streaming 1000 : 1 (1.000 banding 1)
*Uhuuuk
Jumlah penduduk China cuma 5x lipat lebih banyak, tapi daya belinya 1000x lipat lebih banyak dibanding Indonesia.
KENAPA BISA BEGITU?
Karena jumlah penduduk China yang berada di level “ekonomi menengah” banyak.
Selama 30 tahun, China berhasil mengentaskan 800 juta orang dari kemiskinan.
Ekonomi menengah inilah yang jadi penggerak ekonomi negara. Karena duit golongan ekonomi menengah inilah yang mengalir ke sistem ekonomi, dan menghidupkannya…
- Jajan di UMKM
- Jajan di marketplace
- Staycation di hotel
- Liburan ke berbagai daerah
Hasil produksi terserap baik oleh belanja kalangan ekonomi menengah, akhirnya pabrik bikin ekspansi, dan merekrut tenaga kerja tambahan.
Semnatara Golongan miskin cuma berharap bansos, dan cuma sekedar belanja kebutuhan pokok. Tidak bisa jajan banyak.
Sedangkan Golongan kaya? mereka belanjanya sudah di level mahal dan mewah. Mereka tidak banyak belanja di UMKM dan marketplace. Bahkan nabung uangpun dalam bentuk mata uang asing.
Faktanya, di zaman SBY, golongan menengah nambah 11%.
Makanya, ekonomi bisa tumbuh sampai di angka 6,5%. Karena golongan menengahnya tebal.
Duitnya masuk ke sektor real, dan memutar roda ekonomi lebih gencar.
Makanya, bisnis di zaman SBY gampang berkembang.
Tapi di zaman Jokowi, golongan menengah bukannya nambah, malah turun 8%.
Saya belum dapat data di zaman Prabowo, tapi dengan kondisi ekonomi sulit begini, bisa dipastikan golongan ekonomi menengah jumlahnya semakin turun.
Golongan menengah ini yang paling sakit
Dipaksa berdiri diatas kaki sendiri tanpa bantuan pemerintah
Anak-anaknya sulit dapat beasiswa
Anak-anaknya sulit dapat potongan UKT
Listriknya mahal
Airnya mahal
BPJS nya tidak disubsidi
Pake gas melon dijulidin
Gajinya dipotong pajak
THR nya dipotong pajak
Dapat undian dipotong pajak
Jajan di Indomaret bayar pajak
Jajan di resto bayar pajak
(Al Fatin)







Gerombolan TerMul dan TerWo af dan si Anonim BabRun pendukung garis keras mbah Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon: “ini tulisan sampah dari kadrun, di dukung oleh portal kadrun yg selalu menyalahkan junjungan dan sesembahan kami si Jokodok plonga plongo raja ngibul Mulyono dan Mbah Wowoโผ๏ธ
Netizen cerdas: “wkwkwkwk…sampai segitunya ya keGOBLOKAN gerombolan TerMul dan TerWo itu dalam menyembah manusiaโผ๏ธ๐๐๐๐คฃ
di zaman 2 presiden laknat ini, si joko ama si Prabowo, kelas menengah hidupnya lebih sulit berkali-kali lipat, termasuk gue.
semoga mereka hidup menderita dan mati terhina.