Orang-orang itu tidak hanya jago dalam hal rudal, tapi juga jago dalam membuat meme 🤣

Kedutaan Besar Iran di Sierra Leone memicu reaksi luas di media sosial pada 8 Mei 2026 setelah mengunggah cuitan sarkastik yang ditujukan kepada militer Amerika Serikat.

Unggahan tersebut menyertakan keterangan “US warships near Iranian territorial waters” (Kapal perang AS di dekat perairan teritorial Iran) yang dibarengi dengan gambar seekor burung kuntul putih di tepi pantai yang tampak takut untuk mendekati air laut.

Berikut adalah poin-poin utama dari peristiwa tersebut:

  • Pesan Sarkastik: Penggunaan citra burung kuntul yang tampak takut terkena air dianggap sebagai ejekan terhadap kehadiran armada angkatan laut AS di wilayah tersebut.
  • Tren Diplomasi Digital: Unggahan ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di mana akun diplomatik Iran di berbagai negara (termasuk Afrika Selatan, Zimbabwe, dan Bulgaria) menggunakan meme dan humor tajam dalam bahasa Inggris untuk melawan narasi AS di platform X.
  • Konteks Ketegangan: Cuitan tersebut muncul di tengah konflik antara AS dan Iran di Selat Hormuz.
  • Reaksi Publik: Unggahan ini menjadi viral dengan cepat, memicu berbagai komentar luas yang umumnya memberi dukungan kepada Iran dalam perang melawan AS.

“Those people are not only good in missiles but also good in memes 🤣”

“Orang-orang itu tidak hanya jago dalam hal rudal, tapi juga jago dalam membuat meme 🤣,” komen netizen.

Para ahli komunikasi menyebut fenomena ini sebagai bagian dari “perang informasi” modern, di mana negara-negara menggunakan media sosial untuk memengaruhi opini publik global melalui konten yang mudah dibagikan dan provokatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *