Keterlibatan UEA dalam konflik AS-Israel vs Iran menyebabkan kasus lama, yaitu kasus intelejen swasta Eropa yang melibatkan Abu Dhabi, sekarang diungkit-ungkit lagi, apalagi status hukum dari kasus ini belum tuntas.
Kasus itu adalah “kampaye hitam” atau fitnah oleh penguasa UEA kepada orang-orang Muslim di Eropa yang dianggap memusuhi rezim Bin Zayed (MBZ).
Investigasi “Abu Dhabi Secrets” pertama kali dipublikasikan pada Juli 2023 oleh konsorsium media internasional di bawah jaringan European Investigative Collaborations (EIC) dan diterbitkan oleh 13 publikasi media. Para jurnalis mendapatkan ribuan dokumen rahasia yang bocor dari sebuah firma intelijen swasta di Jenewa, Swiss, bernama Alp Services.
- Intinya, dokumen itu menyebutkan bahwa antara tahun 2017 hingga 2020, UEA (melalui pusat riset fiktif bernama Al Ariaf) membayar Alp Services sedikitnya 5,7 juta Euro.
- Tugas Alp Services adalah memetakan dan mencemarkan nama baik orang-orang Islam yang dianggap sebagai musuh UEA di Eropa.
- Firma swasta ini lalu menyusun daftar lebih dari 1.000 individu dan 400 organisasi di 18 negara Eropa.
- Investigasi menemukan bahwa banyak dari nama tersebut adalah warga sipil, aktivis, hingga politisi yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan ekstremisme, namun label tersebut sengaja dibuat untuk merusak reputasi mereka.
Menanggapi laporan EIC ini, Parlemen Eropa secara resmi mengajukan pertanyaan prioritas dan membuka penyelidikan terkait campur tangan asing dan kampanye disinformasi anti-Muslim ini, karena dianggap melanggar privasi warga negara Eropa dan merusak kohesi sosial.
UEA juga diduga mendanai GB News, saluran berita Inggris yang sahamnya dimiliki oleh Legatum Group (berbasis di Dubai) dan investor Sir Paul Marshall. Platform media yang didanai oleh entitas dari wilayah Dubai ini sering menyuarakan narasi yang memarginalkan atau merendahkan komunitas Muslim di Barat.
Hingga awal 2026, otoritas hukum di Prancis dan Swiss telah meluncurkan penyelidikan kriminal terhadap Mario Brero (pendiri Alp Services) atas dugaan pengumpulan data ilegal dan fitnah.
Kasus ini sering disebut sebagai salah satu skandal intelijen swasta terbesar di Eropa dalam satu dekade terakhir yang melibatkan negara di luar Eropa, yaitu UEA.
(Triwibowo Budi Santoso)







asli zalim emang
kakak angkat si jokibul 🤣🤣
UEA kenapa ahlaknya buruk