โ๐ปdr. Adam Prabata
Tato itu “permanen” BUKAN karena tintanya nempel di kulit terus, tapi karena ๐๐ถ๐ธ๐น๐๐ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฟ๐ผ๐ป๐ถ๐ ๐ฑ๐ถ ๐ธ๐๐น๐ถ๐ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฒ๐น๐ถ๐ฏ๐ฎ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐น-๐๐ฒ๐น ๐ถ๐บ๐๐ป.

- Jadi saat jarum tato menembus kulit, tubuh langsung menganggap ini sebagai luka dan ancaman asing.
- Pigmen yang masuk langsung “dimakan” oleh sel-sel imun seperti neutrofil, makrofag, dan sel dendritik.
- Tinta tato ini akan bertahan lama di makrofag karena makrofag punya mekanisme “captureโreleaseโrecapture” yang membuat tato bisa bertahan lama.
- Jadi pas tinta tato itu masuk, makrofag akan berbondong-bondong menelan partikel tersebut.
- Namun, makrofag tidak bisa mencerna pigmen tinta, karena ukurannya besar dan tahan lama.
- Akibatnya, makrofag mati, melepaskan pigmen kembali ke jaringan sekitar.
- Lalu gelombang makrofag baru datang dan mengulangi proses yang sama.
- Sederhannya tato “permanen” itu sebenarnya bukan karena tinta nempel terus, tapi karena ada relay makrofag yang terus-menerus mengambil ulang tinta yang terlepas saat makrofag lama mati.
- Beberapa penelitian terkini menunjukkan bahwa penumpukan ini bisa mengganggu fungsi imun normal, termasuk respons terhadap vaksin tertentu, serta dikaitkan dengan peningkatan risiko limfoma, yaitu kanker kelenjar getah bening, dan kanker kulit.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Tattoo ink exposure is associated with lymphoma and skin cancers – a Danish study of twins







Apalagi kalo tintanya dibeli menggunakan dana hasil nilep mbg….
yg menyebalkan tayangan tv marak menampilkan artis yg ber tato
ini lembaga penyiaran kok abai ya
ini yang koar koar teriak serang โซ iran itu ?