Keempat pemuda ini adalah putra Pimpinan HAMAS Dr. Khalil Al-Hayya dan semuanya telah syahid. Sama seperti para tokoh HAMAS dan anak-anaknya yang telah berpulang atau menunggu giliran, darah mereka tidaklah lebih berharga ketimbang darah rakyat PALESTINA.
Ketika putra-putranya syahid, Dr. Khalil Al-Hayya selalu mengatakan:
“Kematian putraku adalah suatu kehormatan bagiku…
Bagiku tidak ada perbedaan antara putraku dan orang-orang Gaza lainnya…
Semoga Allah meridai mereka.”
Terbaru, putra keempat dari pemimpin senior dan negosiator utama Hamas, Khalil al-Hayya, yang bernama Azzam al-Hayya, syahid pada Kamis, 7 Mei 2026. Kematiannya terjadi setelah ia mengalami luka parah akibat serangan udara Israel di lingkungan Daraj, Kota Gaza, pada malam sebelumnya.
Berikut adalah rincian mengenai putra-putra Khalil al-Hayya yang telah gugur dalam berbagai serangan Israel:
- Azzam al-Hayya (Mei 2026): Meninggal dunia akibat luka-luka pasca serangan drone Israel di Gaza.
- Putra Ketiga (2025): Tewas dalam serangan Israel di Doha, Qatar, tahun lalu yang menargetkan kepemimpinan Hamas di tengah proses perundingan damai yang sedang berlangsung saat itu. Dr. Khalil al-Hayya selamat dalam serangan itu.
- Putra Kedua (2014): Tewas dalam operasi militer Israel di Jalur Gaza.
- Putra Pertama (2008): Tewas dalam serangan udara Israel di Gaza sebelumnya.
Maka celakalah mereka yang masih menuduh atau memframing jahat bahwa para pejuang dan keluarga mereka hidup mewah di hotel-hotel dan istana-istana mewah di Doha atau Istanbul.







masyaALlah wajah2 teduh para penghuni surga
yahudi laknatullah