
Tanggapan KH Abdul Wahab Ahmad terhadap MUI:
Ikan Sapu-Sapu Dikubur Saja, Meski Hidup-hidup!
Ikan Sapu-sapu itu hama. Hama tidak masalah meski dikubur hidup-hidup sebagaimana tak masalah ketika langsung dibasmi tanpa disembelih. Apalagi ikan memang jenis yang boleh dibunuh tanpa harus disembelih.
Mempersoalkan Ikan Sapu-sapu dikubur hidup-hidup saat pembasmian adalah tindakan kritik berlebihan yang justru menyusahkan bagi manusia.
Maunya apa coba, disembelih satu persatu? Atau digetok satu-persatu?
Kritik semacam ini selain idak realistis di lapangan juga menunjukkan kesalahan dalam berdalil.
Kalau dalil pengkritik adalah “tidak rahmatan lil ‘alamin” ketika dikubur hidup, maka memangnya dibunuh dengan cara selain disembelih juga masuk kategori “rahmatan lil ‘alamin” yang berlebihan ini? Ini akan jadi standar ganda yang menyusahkan. Mengharuskan cara penanganan satu persatu justru tidak rahmat bagi manusia. Demikian juga dengan menunggu mati sendiri, itu sama saja dengan mengubur hidup-hidup, sedangkan menggiling hidup-hidup itu sama “kejam”-nya dengan mengubur hidup-hidup. Meracunnya juga sama, malah lebih berbahaya.
Jadi, justru yang sesuai dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin adalah menjaga kemaslahatan bagi manusia dengan cara seefektif dan seefisien mungkin tanpa menimbulkan hal yang haram.
Membunuh hama tidak haram, bahkan suatu tindakan yang berpahala.
Selain itu, tidak pernah ada aturan fikih yang menyatakan hama harus disembelih atau tindakan lain yang serupa dengan sembelihan.
Kalau hama ya dibasmi dengan cara apa pun asalkan aman bagi manusia dan lingkungan, termasuk dikubur hidup.
Jangan sampai memikirkan kemaslahatan hama lalu mengabaikan kemaslahatan manusia yang bertugas membasminya.
(Sumber: fb Abdul Wahab Ahmad)







kadal aja yg dikubur hidup-hidup 🤣🤣🤣
komen yg nyambung tong…
keliatan hidup lu frustasi ..
si subiantolol blunder mulu
padahal kalau mau berfikir lebih, ga perlu dibasmi apalagi dikubur hidup².. Coba dimanfaatkan ke hal² yang jauh lebih baik daripada dikubur..
Kurang kerjaan apa kurang kreatif?..
ikan sapu-sapu itu invasif. krn sudah over populasi & memusnahkan popuulasi ikan lokal makanya dibasmi. mau dimanfaatkan buat apa? bahan baku siomay? wong ikan sapu-sapu itu hidupnya di air tercemar, yakin mau makan dagingnya?
kasus pencabulan yg terus berulang dari pondok knapa ga ada tindakan konkrit dan aksi nyata tp masalah ikan langsung angkat bicara
Ya tuh, apalagi pencabulan di gereja, pemurtadan muslim, islamophobia…hayooo kenapa itu gak kau angkat juga woiii Anonim Babrun??? 😂🤣
Gw NETRAL aja Bos, Tapi Gimana jika dimanfaatkan? Masing2 petugas bawa alat panggangan (yg biasa dipake bakar jagung). Ikan2 puluhan kilo itu dibakar BBQ dan dikasihkan orang miskin yg masih BEJIBUN di Jakarta, NGGA ADA RUGINYA TOH ? Tak sempat Bos, Alaah sisihkan 5 org petugas yg tugasnya khusus memanggang, kan beres ??
Atau jika TAK MAU REPOT bikin Ikan Bakar, sediakan KRESEK. Masukan ikan2 itu ke kresek, setelah mati bagikan ke orang2 yg tak punya. Soal ikan itu mati Lama atau Cepat, ikan2 yg ada di lapak penjualan juga mati pelan-pelan kehabisan nafas