“Bertindak setelah Iran memperoleh senjata nuklir akan terlambat,” kata mantan Menteri Informasi Kuwait, Sami Al-Nisf.
Ia menambahkan bahwa negara-negara Teluk dan Arab berkewajiban untuk bertindak melalui Dewan Kerja Sama Teluk, Liga Arab, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir sebelum terlambat.
Hal ini disampaikan mantan Menteri Informasi Kuwait, Sami Al-Nisf, dalam wawancara podcast “The Final Word” dengan Al Arabiya yang tayang Jumat (17/7/2026).
Sami Al-Nisf memulai diskusinya tentang senjata nuklir, yang awalnya berfungsi sebagai pencegah, dengan mengutip argumen Jenderal Douglas MacArthur bahwa senjata nuklir harus digunakan untuk mengakhiri perang secara tuntas, bukan semata-mata untuk pencegahan.
Ketika ditanya apakah upaya Iran untuk memperoleh senjata nuklir bertujuan untuk pencegahan atau perang, Al-Nisf berpendapat bahwa harga yang dibayar Teheran berupa sanksi dan embargo untuk melanjutkan pengayaan uranium adalah “tidak rasional,” dan ia percaya hal ini menimbulkan kecurigaan tentang tujuan sebenarnya dari program nuklir Iran.
Sami Al-Nisf memperingatkan bahwa perolehan senjata nuklir oleh Iran akan menimbulkan tantangan signifikan bagi negara-negara Teluk. Ia juga menyerukan persiapan dini melalui investasi dalam keahlian ilmiah dan pengadaan reaktor nuklir di bawah pengawasan internasional. Ia percaya bahwa penerimaan Iran untuk mengurangi pengayaan uranium ke tingkat rendah dan mentransfer operasi pengayaan uraniumnya ke pengawasan internasional dapat mengurangi kekhawatiran. Namun, jika Iran menolak, persiapan harus dimulai sekarang.
Mantan Menteri Informasi Kuwait itu juga berbicara tentang kemungkinan dikeluarkannya resolusi internasional yang akan menjadikan Timur Tengah sebagai zona bebas senjata nuklir, karena ia percaya bahwa opsi ini tetap terkait dengan pembentukan perdamaian permanen dan komprehensif antara negara-negara di kawasan tersebut, serupa dengan pengalaman Eropa setelah Perang Dunia II.







rezim kuwait, budaknya AS sang penjajah.. Rezim kuwait pengkhianat islam! Memalukan & tidak layak jadi penguasa umat islam!
dari awal pembentukan negara kuwait emang prioritas minyak/uang dulu….soal akidah belakangan.
aneh lu..zionist punya nuklir elu engga resah😂😂
apa sdh jd sohib jd aman2 aja 🤣🤣
itulah hasil cuci otak orang2 arab oleh munafiqun amerika
dewan kerja sama teluk.. liga arab.. PBB.. brkwajiban utk brtindak ttg nuklir Iran..!!??
☝🏻👇
trus.. nego² yg sblum²nya itu ap..!? ksepakatan yg trjadi sbelumnya jg ap..!?
☝🏻👇
ga di_sebut² US-zionis yg ngebatalin ksepakatan nuklir sbelumnya..!!?? ga jg di_sebut² ttg kmungkinan nuklir isn’t real..!!??
ohiya lupa.. mreka skutu.. 😵💫😵
mumtaz, sebaiknya Majusi rafidhah syiah imamiyah, rezimnya segera dilenyapkan, berapapun biayanya.
~Majusi merupakan bahaya besar, sudah berakar lama baik ditinjau dari sejarah, agama dan sentimen negatif mereka terhadap Islam dan Arab Majusi ingin kembali mengulang masa keemasan Persia masa lalu, sekaligus ingin melenyapkan Islam yang dulu sudah menghancurkan imperium Persia. Mereka juga ingin mewujudkan mimpi-mimpi kelompok Syiah dari zaman dulu, yang ingin membangun imperium Syiah sebagai awal berdirinya Daulah Al-mahdi, ingin melenyapkan muslim Sunni yang saat ini memimpin kawasan (timteng).
~Target pertama Bom Nukir Iran sebenarnya bukanlah zionis israel, walaupun israel tdk mau superioritasnya di Timur Tengah ada yg imbangi, melainkan Arab Saudi. Why ? Beberapa Balistik rafidhah Houthi, yg disuply Iran, sesuai investigasi PBB mengarah ke Mekah Al Mukaramah, sebagian besar ke lokasi lain di Arab Saudi, jauh sebelum Iran menyerang Israel (balasan atas serangan Israel)
~Nuklir Iran menjadi ancaman bagi umat Islam (karena Iran adalah musuh dalam selimut, zindiq, bagi umat Islam sedunia)
~Bagi syiah IRAN, kedamaian bisa tercapai bila Sunni tak ada.
~Sejak pertengahan abad 3 H, berkali² jihad fi Sabaiyah mereka hanya membunuh Ahlus Sunah, tidak terhadap kufar.
@Ali badjrie.. ad ratusan jt Syiah d bumi.. klo Sunni ber_lipat² lg jumlahnya.. & sptnya dari awal ampe skarang sperti itu porsi Sunni-Syiah d bumi..
☝🏻👇
abang sering kata “Syiah membunuh Sunni”.. tp lihatlah komen abang “Syiah segera dilenyapkan”.. itu ga beda..!!
☝🏻👇
kernanya ane sering kata.. dlm konflik sektarian Sunni-Syiah mreka “saling” bunuh..!!
dominan Syiah, Sunni banyak trkorban.. dominan Sunni, Syiah banyak trkorban..
☝🏻☝🏻
kembali keatas.. sedari awal jumlah Syiah slalu lebih sdikit dibanding Sunni.. knapa harus skarang..!? knapa ga dilenyapkan dari awal dulu..!?
apa kerna pengetahuan ttg Syiah dahulu ga selengkap spt bang Ali skarang..!? mreka minim literasi..!? padahal mreka mnyaksikan sjarahnya..!!