🇮🇷Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan dua kapal tanker minyak meledak dan terbakar setelah mencoba melewati Selat Hormuz memasuki jalur yang digambarkan sebagai jalur yang dipenuhi ranjau di selatan Selat Hormuz.
Mereka memperingatkan bahwa jalur air tersebut sekarang “sepenuhnya tertutup” dan menyatakan bahwa “bahkan setetes pun minyak dan gas” tidak akan diizinkan keluar dari wilayah tersebut sampai serangan AS terhadap Iran berakhir.
Pernyataan tersebut mendesak semua kapal untuk tidak “tertipu” untuk memasuki koridor yang dipenuhi ranjau, memperingatkan bahwa melakukan hal itu akan membahayakan nyawa dan harta benda.
Pengumuman ini menyusul agresi AS yang berkelanjutan terhadap infrastruktur Iran dan janji Teheran untuk mempertahankan rezim maritimnya di Teluk.
Sumber: Al Mayadeen






