Banyak yang bisa ditulis (dicatat) dari konferensi pers perdana Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, setelah diperiksa Kejaksaan sebagai tersangka, kemarin.
1. Cair. Maksudnya bukan Bang Hotman yang cair (dapat uang) karena dapat klein kakap. Melainkan cair kasusnya ditangani Bang Hotman dengan gaya khasnya. Febrie tepat sekali menunjuk Hotman Paris sebagai kuasa hukum.
2. Hotman Paris tak tergerak karena uang membela Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Tapi karena ada perlakuan yang tidak sesuai dengan KUHAP dialami Febrie, yang dianggapnya, anak buah berprestasi kebanggaan Presiden Prabowo.
3. Hotman Paris juga memakai istilah kriminalisasi terhadap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Karena cara-cara penegakan hukum yang dilakukan Kepolisian. Sudah divideokan terlebih dulu sebagai milik Febrie, padahal semuanya belum jelas.
4. Sama seperti istilah saya sebelumnya, itu bukan penggeledahan, melainkan penelanjangan terhadap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Bang Hotman memakai celana dalam yang dibuka, lalu dipamerkan.
5. Semua tuduhan terhadap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dibantah semua. Kasus Asabri, Blackout, dan Krakatau Steel. Tak ditemukan jejak-jejak Febrie di situ. Makanya Febrie belum ditahan. Karena bukti-bukti yang diserahkan Kepolisian, agaknya masih mentah.
6. Febrie dituduh menerima suap 50 miliar, tapi yang dikatakan pemberi suap tidak dijadikan tersangka. Kasus Asabri sudah inkrah, dan kerugian negara 22 triliun, 12 triliun sudah dikembalikan ke kas negara. Dan masih ada yang sedang proses lelang. Jadi, Febrie tidak terlibat.
7. Presiden Prabowo tidak tahu atau tidak diberi tahu terkait penggeledahan yang dikaitkan dengan Febrie itu. Awalnya Bang Hotman mengira, Presiden tahu, ternyata setelah dikonfirmasi, tidak. Tegas Hotman Paris.
8. Sinyalemennya, “target” kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ini hanya sampai dia mundur. Karena berkali-kali diulang Bang Hotman, ia Jampidsus berprestasi, bisa mengembalikan keuangan negara hingga 430 triliun, dalam setahun belakangan.
9. Uang atau emas yang ditemukan di Cafe, Money Changer, dan rumah di Sentul, itu semua milik Don Ritto. Tidak ada kaitannya dengan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Semua ada buktinya.
10. Jadikan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Jaksa Agung menggantikan Jaksa Agung ST Burhanuddin, maka operasi ini bisa dianggap gagal oleh pihak yang mengorder. Khusus untuk yang terakhir ini, tak ada keluar dari mulut Hotman Paris Hutapea, tapi saya menangkap kesan yang seperti itu. Ini operasi untuk menjegal Febrie jadi Jaksa Agung.
Begitulah 10 catatan saya terkait konferensi pers perdana Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Jelas ini belum akhir. Justru ini baru awal dimulainya permainan.
(ERIZAL)







NAH…. LHOO……
aroma politik nya lebihh menyengat. gmn termul dan terwo ?? kapan kalian GULING GULING an
seru nih…. termul vs terwo….
diduga sekali lagi diduga, ada aliran ke mulyono di kasus ini. makanya dilimpahkan ke kejagung, polri jiper 🤣🤣🤣. kita tunggu…. apakah wowo punya nyali ? anak kesayangannya dikriminalisasi
Sy tahu Erizal ini arahnya kmn? Masih berusaha mbelain prabowo. Padahal rakyat yg cerdas-waras tahu, ini tdk lbh dr persaingan korupsi antar lembaga tinggi, rebutan lapak & pujian dr presiden. Ikan itu busuk dr kepalanya. Kalo Erizal cerdas, mestinya yg dia kritik itu prabowo yg msh piara orang2 bermasalah dg integritas di lingkungannya. Sayang Erizal sdh terlanjur cinta buta dg prabowo.
Tapi memang itulah fakta yg disampaikan Hotman Paris saat konperensi pers. Kali ini si Erizal die hard nya Wowo memang hanya meresume apa yg disampaikan Hotman.
ya ga apa2 sih kalo emang jadi pertarungan termul vs terowongan, yg kasian kadrun2 penyembah wan Abud Yaman pengangguran politik gak dapat apa2 cuma bengong nyinyir di medsos terus 🤣🤣🤣 drunn drunn
Parcok sudah terbiasa abaikan aturan prosedur penangkapan secara bar bar merasa berkuasa lawan yang berkuasa selama don Sigit tangan kanan wiwi berkuasa dia akan terus merongrong kedudukan wowo. Rakyat korban kezholiman tinggal wait & see saja bagaimana akhir perang sesama pen zholim.