Kemenangan Kandidat yang Didukung Mamdani Memberikan Pukulan Telak Bagi Kubu Pro-Israel di AS

Kemenangan telak yang diraih oleh para kandidat yang didukung oleh Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, dalam pemilihan primer Partai Demokrat di New York telah memberikan pukulan besar bagi kelompok pro-Israel di Amerika Serikat.

Aktivis hak-hak Palestina menyambut gembira hasil pemilu ini dan menyebutnya sebagai “gempa politik” setelah para kandidat progresif berhasil menumbangkan sejumlah politisi mapan yang didukung oleh kelompok pro-Israel. [1, 2]

Hasil pemilu primer yang berlangsung pada 23 Juni 2026 ini menandai pergeseran kekuatan yang signifikan di dalam internal Partai Demokrat: [1, 2]

Poin-Poin Kunci “Gempa Politik” di New York

  • Tumbangnya Tokoh Mapan Pro-Israel: Kandidat progresif berhasil mengalahkan petahana yang selama ini menerima dukungan dana besar dari kelompok lobi pro-Israel seperti AIPAC (American Israel Public Affairs Committee). [1, 2]
  • Kemenangan Darializa Avila Chevalier: Aktivis anti-perang dan pengorganisasi protes pro-Palestina di Columbia University ini menumbangkan petahana lima periode, Adriano Espaillat, di Distrik Kongres ke-13 (Manhattan Hulu dan Bronx). [1, 2]
  • Kemenangan Brad Lander: Mantan Pengawas Keuangan Kota NYC yang vokal mengkritik kebijakan militer Israel dan menyebut perang di Gaza sebagai “genosida” berhasil menyingkirkan petahana dua periode, Dan Goldman, di Distrik ke-10. [1]
  • Kemenangan Claire Valdez: Sosialis demokratis ini memenangkan tiket Demokrat untuk kursi Distrik ke-7 (Brooklyn dan Queens) setelah berkampanye dengan platform “Free Palestine” dan penolakan terhadap dana dari komite aksi politik (PAC) kanan. [1]
  • Kemenangan Aber Kawas: Warga AS keturunan Plaestina ini telah memenangkan pemilihan primer Partai Demokrat untuk Distrik 12 Senat Negara Bagian New York.

Pergeseran Peta Politik AS

Karena wilayah-wilayah pemilihan di New York City ini merupakan basis kuat Partai Demokrat (safe Democratic seats), para pemenang primer ini hampir dipastikan akan melenggang ke Kongres AS pada pemilu paruh waktu (midterm) mendatang.

Para analis politik menilai hasil ini membuktikan bahwa mengkritik kebijakan luar negeri AS terhadap Israel kini bukan lagi dianggap sebagai “pelemah politik” di wilayah perkotaan, melainkan justru menjadi motor penggerak bagi pemilih muda dan progresif yang menuntut perubahan mendasar di Washington. [1, 2]

https://www.aljazeera.com/news/2026/6/24/wins-by-mamdani-backed-candidates-deal-blow-to-pro-israel-camp-in-us

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *