Katanya produksi Solar surplus… fakta berkata lain

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar di jalur Sumatra kian mencekik operasional angkutan massal.

Tidak hanya memicu kemacetan, kondisi ini membuat para pengusaha otobus (PO) lintas Sumatra menjerit karena armada mereka terpaksa tertahan hingga belasan jam di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kondisi di lapangan saat ini dinilai sudah jauh melampaui batas wajar. Para pengemudi bus kini dihadapkan pada ketidakpastian pasokan solar yang mengancam ketepatan waktu perjalanan.

Pemilik armada PO Antar Lintas Sumatera (ALS), Sewan Delrizal Lubis menceritakan, kelangkaan Solar ini sebenarnya sudah dirasakan sejak setahun belakangan. Namun, situasinya menjadi semakin parah dalam beberapa bulan terakhir.

“Iya parah. Bukan berjam-jam lagi, bisa mengantre sampai menginap itu busnya, nunggu antrean solarnya datang,” ujar Sewan kepada Kompas.com, Senin (13/7/2026).

Sewan menambahkan, fenomena antrean mengular ini terjadi di hampir setiap SPBU. Jalur yang terdampak pun bukan cuma Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), melainkan sudah merambah ke area perkotaan.

“Di Kota Medan pun tiap SPBU sekarang pada antre. Menginap itu kan karena terpaksa, karena kalau perjalanan dilanjut, belum tentu juga ada solarnya di SPBU berikutnya. Karena tidak pasti ini, makanya beberapa sopir memutuskan mendingan nunggu antre sampai solarnya datang besok,” kata Sewan.

Jadwal Molor dan Terpaksa Beli Dexlite

Dampak langsung dari mandeknya pasokan Solar ini adalah kacaunya jadwal keberangkatan dan kedatangan bus. Direktur PO Putra Rafflesia, William Suliawan mengungkapkan bahwa kelangkaan fatal ini setidaknya sudah berjalan intens dalam satu minggu terakhir.

“Kelangkaan ini tentunya sangat berpengaruh terhadap operasional bus, sehingga terjadinya keterlambatan keberangkatan dari jam normal yang seharusnya. Antrean solar memakan waktu lebih dari 12 jam,” ungkap William kepada Kompas.com.

Sumber: KOMPAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. Bhuahahahaha…huahahahaha…JLEBBB‼️
    Kondisi inilah yang sangat dibanggakan si Anonim (Akal Nol, Otak miNim) ANJING PENJILAT gerombolan TerMul dan TerWo BabRun Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI.
    Aku yakin makhluk SUPER DUPER GUOBLOKKKK itu gak berani komen fakta masalah ini. Dia akan komen nanti kalau yg ringan² gitu lah. Dasar GUOBLOKKKK…dasar MUNAFIK‼️
    🤣😅😝😂

  2. kebiasaan asal jeplak dah kek virus yg nularin pejabat pusat, omong apa faktanya gmn. suruh anonim, un nonim, ama judi bellingham cariin solar gih, drpd cuma jadi kang cebok istana