Kesalahan Ahmad Khozinudin

✍️Erizal

“Musuh dari musuhku adalah temanku.” Ternyata, pepatah kuno yang legendaris ini tak berlaku antara Ahmad Khozinudin (AK) dan Roy Suryo. Bahkan, kalau dengan Dokter Tifa dan AK sudah lama tak berlaku. Hubungan yang aneh, memang.

Awalnya, antara AK versus Refly Harun. Ini masih mendingan. Sebab, bisa diartikan perebutan klein. Meski membela Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus ijazah Jokowi ini sering diklaim probono (tanpa bayaran), tapi minat pengacara cukup besar juga untuk terlibat.

Kali ini, Ahmad Khozinudin versus Roy Suryo pula lagi. Antara klein dan eks kuasa hukumnya. AK seperti tak terima dipecat Roy Suryo, karena dianggap tak sejalan. Kuasa hukum, kok tak setuju langkah hukum kleinnya, tapi tetap tak mau mundur.

Ahmad Khozinudin merasa dialah panglima perang melawan Jokowi dalam kasus ijazahnya sejak awal. Yang tak mau mengikuti langkah-langkahnya berarti pengecut, ingin berdamai dengan Jokowi, lari dari perjuangan, dan tak segan-segan dicap sebagai pengkhianat.

Kini, lawan AK tidak hanya Jokowi, tapi juga Roy Suryo dan Dokter Tifa, termasuk tentu saja Refly Harun dan rekan-rekannya. Roy Suryo dan Dokter Tifa dituduh mengambil langkah aman untuk dirinya sendiri dan hanya akan menguntungkan Jokowi.

Refly Harun, termasuk Roy Suryo dan Dokter Tifa sudah membantah klaim AK itu di Podcast Madilog Forum Keadilan kemarin, secara bersamaan. Tapi agaknya AK tetap dengan klaim-klaimnya dan mulai menjelekkan Roy Suryo dengan caranya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

    1. @Anonim (Akal Nol, Otak miNim) Babi guRun gerombolan TerMul dan TerWo si ANJING PENJILAT komen lagi‼️🤣😅😝😂

  1. AK menurut sy terlalu berani menyerang kubu Roy Suryo dkk, tp tdk pakai tabayun terlebih dulu, hanya dugaan yg akhirnya tdk terbukti, misalnya wkt dia menuduh dr. Tifa akan mengikuti jejak Rismon berdamai dg jokowi, cuma berdasarkan asumsi krn dr. Tifa tiba2 berdiam diri & tdk muncul2 di muka umum sesaat setelah Rismon melacurkan diri ke kubu oslo. Saat dr. Tifa akhirnya muncul utk klarifikasi, AK tdk cepat2 minta maaf dan menarik tuduhannya, tp malah menjaga jarak dg dr. Tifa … agak nyleneh orang satu ini mmg