Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta aparat penegak hukum Polisi yang punya ahli IT untuk membongkar asal muasal pihak yang mengedit/memotong video ceramahnya di Masjid Kampus UGM yang memprovokasi dan berusaha memecah belah masyarakat dengan isu SARA.
Hal ini disampaikan JK menjawab awak media usai pertemuan dengan tokoh-tokoh pelaku sejarah konflik Ambon Poso di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
“Dugaan Pak JK siapa yang meng-orkestrasi (dalang) semua isu SARA ini?” tanya awak media.
“Kita minta polisi juga ahli-ahli IT untuk meneliti ini darimana asalnya? Siapa yang memotong video 50 detik itu? Siapa yang mengedarkannya?” kata JK.
Terkait apakah akan melaporkan ke polisi pihak-pihak yang memotong videonya dengan isu SARA, JK mengatakan bahwa itu biar masyarakat yang melaporkan.
“Serahkan saja kepada Masyarakat kalau mau memproses hukum, kan sudah ada dari Maluku NTT Sulawesi yang melaporkam (Ade Armando dan Abu Janda) ke polisi, karena mereka merasa dengan potongan video itu masyarakat dipecah belah,” ujar JK.
[VIDEO]







bossnya wan
mahluk rasis tinggal di tel Aviv aja lu….
gabung sono sm abu janda di tembok ratapan 🤣🤣
pesimis kalo kepala parcoknya msh si Sigit Genk solo