Uni Emirat Arab (UEA) menuduh Iran menyerang kapal tanker milik Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) dengan rudal saat kapal tersebut melintasi Selat Hormuz, yang memicu kecaman keras dari pemerintah negara-negara Teluk dan Arab.
Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan pada hari Sabtu (8/8/2026) bahwa kapal tersebut terkena serangan pada dini hari saat melintasi jalur perairan strategis yang merupakan titik krusial bagi sebagian besar lalu lintas minyak dunia melalui jalur laut.
Abu Dhabi menyebut serangan itu sebagai tindakan pembajakan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dan mendesak Teheran untuk menghentikan serangan serta membuka kembali selat tersebut sepenuhnya dan tanpa syarat.
Menurut kantor berita negara WAM, ADNOC mengonfirmasi bahwa salah satu kapalnya telah menjadi sasaran rudal saat melintasi selat tersebut. ADNOC tidak memberikan rincian mengenai kerusakan kapal atau lokasi persisnya saat serangan terjadi.
Kementerian UEA menyatakan bahwa penggunaan jalur perairan tersebut sebagai alat tekanan atau pemerasan ekonomi mengancam stabilitas kawasan dan keamanan energi global.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya telah mengancam akan mengambil tindakan terhadap kapal apa pun yang melintasi selat tersebut jika kapal itu terkait dengan pihak lawan Teheran, atau jika kapal tersebut tidak mematuhi arahan Iran.
Pada hari Jumat, ADNOC menyatakan bahwa pihaknya sangat terdampak oleh apa yang mereka sebut sebagai serangan tanpa provokasi terhadap personel dan asetnya, sembari tetap berupaya memenuhi kebutuhan pelanggan di tengah “lingkungan yang sangat menantang.”
Perusahaan tersebut menyebutkan bahwa 15 kapalnya telah diserang menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone) saat melintasi selat itu sejak awal konflik—termasuk tiga serangan pada minggu ini—yang mengakibatkan satu awak kapal tewas dan 20 lainnya terluka. Dalam pernyataan hari Jumat tersebut, ADNOC tidak menyebutkan pihak yang bertanggung jawab atas serangan-serangan itu.
Sumber: Al Jazeera







serangan dikata pembajakan ama UEA..!! US-zionis lakuin serangan ilegal k Iran pake base d UEA diem aj..!!
klo kata temen dimari ” dasar unyil”..
🤣🤣🤣