Setelah ‘dramatisasi’ penangkapan yang diduga kuat utk shock therapy/melemahkan mental, Roy Suryo sudah kembali perform seperti semula yang penuh semangat dan pantang menyerah melawan JOKOWI. Hari ini Senin (22/6/2026) Polda Metro Jaya melimpahkan keduanya ke Kejaksaan Negeri Jaksel.
Roy Suryo dan dr Tifa tiba di Kejari Jaksel sekitar pukul 09.43 WIB.
Roy Suryo tampak berjalan dan mengucap takbir. Sementara dr Tifa saat keluar dari mobil tahanan mengucap zikir, dan sempat mengacungkan simbol dua jari atau simbol kemenangan.
Dramatisasi penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa memang menjadi tanya publik, karena selama ini keduanya sangat kooperatif, tidak pernah mangkir, menjalani rutin wajib lapor di Polda.
Kalau kasusnya mau dilimpahkan ke Kejaksaan, sebetulnya tinggal layangkan surat pemanggilan terhadap keduanya, kalau mangkir baru dijemput paksa atau ditangkap.
Kalau ditahan hanya sekedar penyerahan kepada Jaksa hari Senin, 22 Juni, buat apa aksi penangkapan yang dramatis itu?
Wajar saja, pihak kuasa hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa menganggap ada pesanan dari pihak tertentu terhadap apa yang dihadapi kliennya dua hari belakangan ini.
Makanya, yang menarik itu adalah, apakah proses penyerahan tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa sekaligus barang bukti, dari penyidik Polda Metro Jaya ke Kejari Jakarta Selatan hari ini, akan dilanjutkan dengan penahanan pula? Ataukah Kejari Jakarta Selatan, justru melepaskan kembali Roy Suryo dan Dokter Tifa? Karena proses persidangan bisa dijalankan tanpa harus menahan para tersangka.
Kalau penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa berlanjut di Kejari, maka Langkah permohonan penangguhan penahanan tepat sekali. Tapi, kalau dilepas Jaksa, maka agak aneh juga penangkapan, pengamanan, jemput paksa, atau penahanan itu. Kok begitu amat?
Apalagi setelah ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa, kemudian tampak kondisinya tidak sehat dan bugar seperti penampakannya selama ini. Publik menduga ini akibat shock therapy oleh penyidik Polda Metro Jaya, pada Jumat pagi itu.
Namun hari ini kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa saat diserahkan ke Kejaksaan sudah tampak baik dan lebih segar dibanding kemarin. Roy Suryo bahkan mengepalkan tangan dan bertakbir.







harusnya rakyat turun tangan menyelamatkan mereka berdua, jangan biarkan mereka berjuang sendirian.
coba sama si Plester, Firly …
pasti gak berani 😂😂😂
orang hukum hanya buat pemuas nafsu