Bukan sekadar perkara satu lembar ijazah

dr. Tifa:

Bagi saya, ini bukan sekadar perkara satu lembar ijazah. Ini adalah pelajaran besar tentang bagaimana sebuah bangsa memperlakukan kebenaran.

Sebab dalam negara yang sehat, kebenaran tidak boleh bergantung pada siapa yang paling berkuasa, siapa yang paling banyak pendukungnya, atau siapa yang paling keras membungkam pertanyaan.

Kebenaran harus sanggup berdiri di ruang terang. Ia harus dapat diperiksa. a harus dapat diuji. Ia harus dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itulah, saya melihat babak ini bukan lagi sekadar perang opini. Bukan lagi sekadar hiruk-pikuk media sosial. Bukan lagi sekadar adu narasi antara mereka yang percaya dan mereka yang bertanya.

Babak ini harus naik kelas menjadi babak kejernihan. Dan kejernihan itu memiliki tiga pintu:

Clean Documents.
Clear Procedures.
Credible Witnesses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar