Boti

Setelah saya googling, istilah “boti” yang viral belakangan ini, mengacu pada kata “bottom” (bawah), yaitu pihak yang menerima penetrasi dalam hubungan homoseksual sesama pria, dan biasanya bersifat feminin.

Sedangkan pihak yang melakukan penetrasi disebut dengan “top” (atas), yang lebih maskulin.

Jadi, dalam dunia menjijikkan homoseksualitas sesama pria (gay), tetap ada yang mengambil peran perempuan (feminin).

Demikian juga, dalam dunia homoseksualitas wanita, ada femme yang bersifat feminin, dan butchy yang bersifat maskulin. Meski sama-sama perempuan, untuk mendapatkan kenikmatan seksualitas haram, ternyata tetap harus ada yang berperan sebagai laki-laki (maskulin).

Fitrah memang tak bisa dilawan, bahkan oleh orang-orang menyimpang.

Penyimpangan terhadap fitrah, yang ternyata tetap harus tunduk pada fitrah.

(Ustadz Muhammad Abduh Negara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar